14/03/2022
Karburator merupakan sistem pembakaran pada sepeda motor yang cukup lama dipakai oleh banyak pabrikan motor, meski sekarang sudah ada sistem pembakaran yang sistem kerejanya full pakai elektronik atau Injeksi (Fuel Injection).
Tapi nyatanya masih banyak motor modern yang masih menggunakan sistem pembakaran jenis ini, dan tidak bisa dipungkiri juga populasi motor yang pakai karburator masih banyak ditemui di jalanan.
Sistem Pembakaran Karburator identik dengan motor 2-tak (2 langkah) yang terkenal kencang dengan tenaganya badaknya, seperti lari tanpa dikebiri atau dibatasi dengan mapping komputer pada setelan ECU sistem Injeksi.
Float Chamber (Mangkok karburator) : Menyimpan bahan bakar sementara sebelum digunakan.
Float Valve (Klep/jarum pelampung) : Mengatur masuknya bahan bakar ke dalam mangkuk karburator.
Fungsi Karburator:
Floater (Pelampung) : Berfungsi mengatur bahan bakar agar tetap pada mangkuk karburator.
Throttlw Valve (Skep/katup gas) : Mengatur banyaknya gas yang masuk ke dalam silinder.
Needle Jet/Nozzle (Pemancar jarum) : Memancarkan bahan bakar waktu motor di gas, besarnya diatur oleh terangkatnya jarum skep.
Needle Jet (Jarum skep/jarum gas) : Mengaturbesarnya semprotan bahan bakar dari main nozzle pada waktu motor di gas.
Main Jet (Pemancar besar) : Memancarkan bahan bakar ketika motor di gas penuh (rpm tinggi)
Slow Jet (Pemancar kecil/stationer) : Memancarkan bahan bakar waktu lamsam/stationer.
Throttle Screw (Sekrup gas/baut gas) : Menyetel posisi skep sebelum di gas.
Air Screw (Sekrup udara/baut udara) : Mengatur banyaknya udara yang akan dicampur dengan bahan bakar,
Choke Valve (Katup cuk) : Menutup udara luar yang akan masuk ke dalam karburator sehingga gas menjadi kaya, digunakan pada waktu start.