Mas Bowo Babad

Call Directions

Mas Bowo Babad Informasi Perkembangan TNI Indonesia - Semoga Bisa mendorong Rasa Nasionalisme Masyarakat Terhada Bangsa Indonesia ---- Amin

[Global] UCAV Bayraktar TB2T-AI Capai Ketinggian 40.023 KakiDalam uji coba sebelumnya, UCAV Bayraktar TB2T-AI mencapai k...
27/08/2025

[Global] UCAV Bayraktar TB2T-AI Capai Ketinggian 40.023 Kaki

Dalam uji coba sebelumnya, UCAV Bayraktar TB2T-AI mencapai ketinggian 37.096 kaki. Kali ini, ketinggiannya ditingkatkan menjadi 40.023 kaki, mendekati rekor UCAV Akinci di ketinggian 45.000 kaki.

Hal ini dimungkinkan berkat penggunaan mesin turbocharged yang tidak hanya menghasilkan daya lebih besar tetapi juga kehilangan daya yang jauh lebih sedikit di ketinggian.

Selain jangkauan operasional yang lebih tinggi, mesin baru ini memungkinkan laju pendakian yang lebih tinggi dan kecepatan maksimum 300 km/jam.

Lingkup operasional yang lebih tinggi memungkinkan Bayraktar TB2T-AI untuk menerobos sebagian besar sistem pertahanan udara jarak pendek dan beberapa amunisi loiter C-UAS yang baru muncul seperti rudal 358 Iran.

Info Garuda Militer

BRIN Validasi Model Dinamis Pesawat Nirawak PUNA dengan Simulasi HILSBadan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus menge...
27/08/2025

BRIN Validasi Model Dinamis Pesawat Nirawak PUNA dengan Simulasi HILS

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus mengembangkan berbagai jenis Pesawat Udara Nirawak (PUNA), salah satunya PUNA Alap-alap. Pesawat tersebut dirancang untuk beragam misi, seperti pemantauan, pemetaan, dan pengambilan foto udara.

Peneliti Pusat Riset Teknologi Penerbangan (PRTP) BRIN, Eries Bagita Jayanti, menyampaikan bahwa pengembangan PUNA memerlukan model dinamis akurat. Karena validasi model masih jarang dan sering berbeda dengan uji terbang, PRTP BRIN menggunakan hardware-in-the-loop simulation (HILS).

“HILS merupakan kombinasi uji perangkat lunak, perangkat keras, antarmuka komunikasi, dan real-time hardware mesin. Melalui metode ini, pengujian dapat dilakukan secara waktu nyata sehingga kondisi simulasi mendekati uji terbang sebenarnya,” ujar Eries, dalam Talkshow Kelas Periset Edisi 6, Rabu (20/8).

Eries menjelaskan, pengembangan PUNA diawali dengan pembuatan model dinamis di MATLAB yang mencakup aerodinamika, propulsi, berat, dan sensor. Model tersebut kemudian dijalankan ke speed code yang terhubung dengan programmable system on chip (PSOC) dan QGround Control. Sehingga, data waypoint, perintah motor, dan respons sensor dapat diuji sebelum penerbangan.

Setelah HILS, dilakukan uji terbang untuk memperkuat validasi model. Dengan kombinasi keduanya, validasi menjadi lebih kuat, terstruktur, dan efisien.

Eries menuturkan, riset ini bertujuan mengembangkan model dinamis PUNA yang akurat berbasis data CFD dan parameter fisik, serta memvalidasinya melalui kombinasi HILS dan uji terbang.

Penelitian diharapkan menghasilkan model tervalidasi, panduan teknis, publikasi internasional, dan peningkatan kapasitas teknologi PUNA di Indonesia. Dengan pendekatan komprehensif berbasis data multisumber dan penerapan HILS, penelitian ini diyakini mampu menekan risiko, mengurangi biaya, serta menjadi referensi bagi peneliti dan pengembang PUNA.

Peneliti Ahli Pertama PRTP BRIN, Angga Septiyana, menyampaikan bahwa timnya telah berhasil melakukan simulasi aerodinamika untuk memperoleh koefisien dan karakteristik aerodinamika yang penting bagi model dinamis pesawat.

Gaya aerodinamika seperti samping, angkat, hambat, dorong, serta momen roll, pitch, dan yaw harus diperoleh secara akurat. Tim menggunakan metode CFD dengan perangkat lunak ANSYS Fluent, VLM, Air Surveillance NIMA, dan DATCOM untuk menghasilkan data aerodinamika yang lebih lengkap dan valid.

Menurut Angga, simulasi mencakup gerakan translasi dan rotasi pesawat, termasuk pitch, yaw, dan roll, untuk memperoleh grafik dan data koefisien aerodinamika yang diolah secara matematis, salah satunya melalui pendekatan Direct Fourier.

Simulasi juga menilai pengaruh defleksi bidang kendali aileron, elevator, dan rudder terhadap kestabilan terbang. Selain itu, dilakukan uji statis electric engine dengan testband berisi sensor gaya dorong, momen torsi, suhu, arus, dan tegangan untuk memvalidasi model propulsi pesawat.

Angga menyampaikan, PRTP BRIN mengembangkan Flight Test Instrumentation untuk PUNA, yang merekam data penerbangan secara paralel dengan flight control menggunakan PSOC, Piccolo, atau Ardupilot. Instrumen ini melengkapi data penerbangan untuk mendukung pengujian berbasis HILS. (dv/ed:jh, tnt)

Info Garuda Militer

PT Lundin Tampilkan Kapal Serbu Ringan X-33PT Lundin baru-baru ini menampilkan kapal serang rudal (KSR) X-33 di laut.Kap...
27/08/2025

PT Lundin Tampilkan Kapal Serbu Ringan X-33

PT Lundin baru-baru ini menampilkan kapal serang rudal (KSR) X-33 di laut.

Kapal ini merupakan kerjasama PT Lundin, PAL dan Kongsberg Norwegia. Proyek ini dimulai pada pameran Indo Defence 2022 dengan menanda tangani MoU.

Dari media X Medef diberitakan Kapal Serbu Ringan KSR/X33 buatan PT Lundin resmi rampung dan siap menjalani sea trial dalam beberapa hari ke depan.

Dengan kecepatan hingga 55 knot dan persenjataan rudal anti-kapal NSM, kapal ini digadang-gadang akan menjadi salah satu kapal rudal tercepat TNI AL, menjadi salah satu alutsista paling mematikan untuk operasi yang membutuhkan kecepatan.

Spesifikasi KSR/X-33 adalah kapal dengan panjang 20 meter, lebar 4 meter, dan bobot 33 ton. Dirancang untuk operasi kecepatan tinggi, kapal ini ditenagai oleh dua mesin diesel 2.000 HP yang menggerakkan waterjet, memungkinkan kecepatan maksimum hingga 55 knot dan kecepatan jelajah 30 knot. Kapal ini memiliki jangkauan 990 kilometer pada kecepatan 9 knot, cocok untuk misi patroli jarak jauh.

Dikembangkan untuk memenuhi persyaratan TNI Angkatan Laut akan platform serang respons cepat, KSR nantinya dipersenjatai dengan dua peluru kendali anti kapal NSM (Naval Strike Missile) dan dilengkapi dengan Stasiun Senjata Kendali Jarak Jauh (RCWS) dan perangkat tindak balas (counter measure).

Namun karena rudal NSM cukup mahal harganya, seperti KRI Golok-688, nantinya akan digantikan rudal Turkiye yang akan diproduksi lokal atau rudal produk China, bila jadi di akuisisi TNI AL.

GBP mengungkapkan kapal ini juga dirancang untuk mendukung operasi angkatan laut modern, dengan kapasitas untuk mengerahkan dan mengoperasikan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) dan Unmanned Surface Vehicle (USV) untuk tugas pengawasan dan pengintaian.

Info Garuda Militer

Latihan Puncak Penembakan Munisi Tajam Terintegrasi Pada Latgabma Keris Woomera 2024 - Di Situbondo - Garuda MiliterKoma...
18/11/2024

Latihan Puncak Penembakan Munisi Tajam Terintegrasi Pada Latgabma Keris Woomera 2024 - Di Situbondo - Garuda Militer

Komandan Kodiklatal Letjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, S.E., M.M., M.Tr.(Han)., selaku Direktur Latihan memimpin secara langsung pelaksanaan Latihan Puncak Combined Arms Life Fire Exercise (CALFEX) atau Latihan Tembakan Munisi Tajam Terintegrasi pada Latgabma Keris Woomera 2024, bertempat di Titik Tinjau (T12) Puslatpur Marinir 5 Baluran, Situbondo Jawa Timur. Sabtu (16/11/2024).

Jumlah personel yang terlibat dalam CALFEX terdiri dari 1000 prajurit-prajurit terbaik pilihan dari 3 Matra baik dari TNI maupun ADF, termasuk di dalamnya terdapat prajurit penembak jitu (Sniper) dari militer kedua negara.

Adapun jenis Alutsista yang terlibat pada kegiatan CALFEX Keris Woomera tahun 2024 terdiri dari Alutsista TNI Angkatan Darat berupa persenjataan Artileri tembakan lintas datar dan lintas lengkung yang terdiri dari 2 pucuk Meriam Howitzer kaliber 105 mm dan 84 mm, Javeline, Mortir 81 dan berbagai senjata Infanteri ringan serta senjata mesin lainnya seperti 100 pucuk senjata ringan terdiri dari 80 pucuk senjata SS2 v2, 2 pucuk SMR, 6 pucuk Minimi dan 4 pucuk SPR 2.

Selain itu TNI AD juga menerjunkan 2 unit Heli Serbu Apache dan 2 unit tank Leopard serta pesawat tempur F-16 milik TNI AU.

Sedangkan Alutsista yang diterjunkan militer negeri Kangguru di antaranya Heli Tiger, tank Abrams M1A1, Howitzer dan Mortir ADF.

Dalam keterangannya di hadapan media, Dankodiklatal menyampaikan bahwa Latgabma Keris Woomera ini merupakan Stepping Stone atau batu loncatan yang sangat bagus karena latihan ini adalah latihan bilateral pertama dan terbesar yang dilaksanakaan oleh TNI dan ADF.

Perubahan Desain Frigate Merah Putih⚓ Menggunakan sistem alutsista dari Turkiye - Garuda MiliterMinggu ini PT PAL baru m...
18/11/2024

Perubahan Desain Frigate Merah Putih
⚓ Menggunakan sistem alutsista dari Turkiye - Garuda Militer

Minggu ini PT PAL baru melaksanakan keel laying kapal Frigate Merah Putih (FMP) ke dua di Surabaya.

Dari berbagai media maupun forum militer menampilkan desain kapal FMP pesanan Kemhan ini ada perubahan dari bentuk kapalnya.

Namun penampakan desain kapal FMP produksi PAL kerjasama dengan perusahaan asing Babcock Inggris ada perubahan dari desian awal.

Mengutip Naval news, diberitakan bahwa desain FMP berubah dari desain awal pemotongan baja pertama untuk fregat kedua ini dari konsep awal yang terlihat dalam ilustrasi resmi pada upacara sebelumnya.

Perubahan paling signifikan adalah tiang utama, yang kini dilengkapi sistem radar yang menyerupai ÇAFRAD buatan perusahaan Turki Aselsan.

Fregat Merah Putih merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Indonesia untuk memodernisasi angkatan lautnya (TNI AL) serta meningkatkan kemampuan industri pertahanan dalam negerinya sehingga dapat membangun kapal tempur permukaan yang lebih besar dan lebih kompleks.

Kapal FMP pertama kalinya disetujui didasarkan pada desain Arrowhead 140 milik Babcock. Namun berjalan waktu desain kapal FMP yang mengadopsi sistem radar dan persenjataan Turki, membuat penampilan kapal berubah dari desain awalnya. Atau disebut juga turkifikasi kapal tersebut.

Indonesia Dikabarkan Bakal Beli Sejumlah Senjata dari RusiaMoskow menerima permintaan memasok senjata ke Indonesia-Garud...
18/11/2024

Indonesia Dikabarkan Bakal Beli Sejumlah Senjata dari Rusia
Moskow menerima permintaan memasok senjata ke Indonesia-Garuda Militer

Indonesia dikabarkan akan membeli sejumlah senjata dari Rusia. Tak tanggung-tanggung, impor peralatan tempur dari negeri beruang merah itu rencananya akan berlangsung selama lima tahun ke depan.

Kabar tersebut dibenarkan oleh Kepala Komite Dewan Federasi Rusia Bidang Pertahanan dan Keamanan, Vladimir Bulavin, kepada kantor berita RIA Novosti. Menurut dia, Moskow telah menerima permintaan dari Jakarta untuk memasok senjata dan peralatan militer ke Indonesia pada 2025-2030.

Bulavin menuturkan, Rusia dan Indonesia kini tengah menggarap tujuh kontrak industri pertahanan bersama. Saat ini, ketujuh proyek itu berada pada berbagai tahap implementasi.

"Kami telah menerima permintaan dari rekan-rekan di Indonesia untuk tahun 2025-2030. Dalam waktu dekat, proposal dari pihak Rusia akan disiapkan sesuai dengan permintaan ini," katanya, Jumat (15/11/2024).

Bulavin mengatakan, Rusia juga mengadakan pelatihan untuk para personel dan spesialis Tentara Nasional Indonesia (TNI). Secara khusus, Moskow melatih puluhan pilot tempur Indonesia menggunakan simulator jet Sukhoi Su-27.

"Selama seluruh periode kerja sama di bidang militer, kami telah melatih lebih dari 6.000 spesialis," ujarnya.

Irjen TNI Tinjau Produksi HMLTV di UEA ♞ Untuk satgas UNIFIL - Garuda MiliterInspektur Jenderal TNI (Irjen TNI), Letjen ...
18/11/2024

Irjen TNI Tinjau Produksi HMLTV di UEA
♞ Untuk satgas UNIFIL - Garuda Militer

Inspektur Jenderal TNI (Irjen TNI), Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa melaksanakan kunjungan kerja ke PT. INKAS di Dubai.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian audit terhadap Atase Pertahanan Republik Indonesia di UEA dan Afrika Selatan. Kamis (14/11/2024).

PT. INKAS, sebagai produsen High Mobility Light Tactical Vehicle (HMLTV), menjadi tujuan kunjungan karena keterlibatannya dalam mendukung kebutuhan kendaraan taktis untuk Satuan Tugas Kontingen Garuda (Satgas Konga) yang bertugas dalam misi perdamaian UNIFIL.

Dalam kesempatan tersebut, rombongan diterima secara resmi oleh CEO PT. INKAS, Mr. Ulugbekhon Maksumov, asal Uzbekistan.

Pertemuan ini diisi dengan diskusi mengenai berbagai perkembangan terkait kendaraan taktis dan kapal militer dengan spesifikasi panjang 8 hingga 15 meter.

Selain itu, dilakukan pengecekan terhadap 11 unit HMLTV yang telah dipesan untuk mendukung operasional Satgas Konga UNIFIL.

Namun, mengingat situasi yang belum memungkinkan untuk pengiriman ke Lebanon, kendaraan-kendaraan tersebut sementara waktu akan dikembalikan ke Indonesia.

Turut mendampingi dalam kunjungan ini, Irlat Itjen TNI Brigjen TNI Achmad Daeng Leo, Irum Itjen TNI Brigjen TNI Deki Santoso, serta Atase Pertahanan RI untuk Uni Emirat Arab (UEA) Brigjen TNI Muhammad Irawadi beserta staf.(BJ).

Pengamanan Pelantikan Presiden, TNI AU Tampilkan H225M Caracal dengan Kombinasi FN MAG 58M dan M134 Minigunindomiliter |...
19/10/2024

Pengamanan Pelantikan Presiden, TNI AU Tampilkan H225M Caracal dengan Kombinasi FN MAG 58M dan M134 Minigun
indomiliter | 17/10/2024 |

TNI AU menggelar apel kesiapan personel dan alutsista di Lanud Halim Perdanakusuma, Kamis (17/10/2024). Apel ini bertujuan memeriksa kesiap siagaan jajaran TNI AU dalam rangka pengamanan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Minggu (20/10/2024). Seperti dikutip rri.co.id,, sejumlah pesawat tempur, pesawat angkut, pesawat intai, helikopter, dan personel pasukan khusus TNI AU diikutkan dalam apel tersebut.

Yang menarik dalam apel kesiapan personel dan alutsista adalah diperlihatkannya helikopter SAR tempur (Combat SAR) Airbus H225M Caracal dengan konfigurasi senjata yang belum atau jarang diperlihatkan sebelumnya, yakni H225M Caracal dari Skadron Udara 8 dipasangi window gun FN MAG 58M dan senjata laras putar (gatling gun) M134D Minigun sebagai door gun, keduanya adalah senapan mesin standar NATO dengan kaliber 7,62 x 51 mm.

Kombinasi dua senjata tersebut dalam satu platform helikopter belum pernah terlihat sebelumnya, dan bila dioperasikan secara terpadu, dipercaya dapat memberikan efek bantuan tembakan udara yang sangat lethal.

FN MAG 58M adalah senjata pasangan standar pada H225M Caracal, atau EC-725 Super Cougar saat perusahaan asal pembuatnya masih bernama Eurocopter.

FN MAG 58M pada dasarnya serupa dengan senapan mesin sedang FN MAG yang digunakan satuan infanteri, hanya saja pada varian di helikopter tidak menggunakan popor, sebagai gantinya gunner menarik pelatuk menggunakan spade grips. Dari performa, FN MAG 58M punya kecepatan tembak yang dapat disesuaikan, mulai dari 650 sampai 1.000 peluru per menit. Sementara kecepetan luncur proyektil 840 meter per detik. Dengan penyesuaian bidikan pada sasaran, serta jenis peluru dan kondisi lingkungan, jarak tembak maksimumnya bisa mencapai 1.800 meter.

Sementara, M134D Minigun adalah senapan mesin laras putar yang pola operasinya mengandalkan pasokan listrik. Minigun punya daya tembak 4 – 6 kali lipat dari FN MAG.

Dengan kecepatan tembak mencapai 3.000 – 4.000 – 6.000 peluru per menit, sudah pasti efek gentar yang dihasilkan membuat lawan menjadi takut. Kerapatan tembakan yang amat tinggi sanggup ‘memotong’ sasaran dengan tembakan yang sangat terkontrol, bahkan dari platform yang bergerak secara konstan, seperti helikopter. (Bayu Pamungkas)

Akhirnya! PT PAL Indonesia dan AL Uni Emirat Arab Umumkan Update Pembangunan LPD 163M Al Maryahindomiliter 17/10/2024Per...
19/10/2024

Akhirnya! PT PAL Indonesia dan AL Uni Emirat Arab Umumkan Update Pembangunan LPD 163M Al Maryah
indomiliter 17/10/2024

Peristiwanya telah berlangsung pada bulan Februari lalu, namun baru saat ini PT PAL Indonesia atas restu dari Angkatan Laut Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan upacara seremonial proyek Landing Platform Dock (LPD) 163M Al Maryah. Dalam siaran pers (17/10), Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA) memperkuat hubungan bilateral melalui serangkaian kerja sama strategis. Salah satunya ditandai dengan Upacara Pemotongan Baja Pertama LPD Al Maryah pada 28 Februari 2024 di bengkel PT PAL Indonesia.

Dipimpin langsung oleh Brigadir Staf Abdullah F***j Al Mehairbi, Wakil Panglima Angkatan Laut UEA, dan CEO PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod. Acara ini menandai berlanjutnya kerja sama internasional dalam pengembangan kapal jenis LPD.

Ini menjadi proyek pengadaan alutsista terbesar Indonesia untuk Angkatan Laut UEA. Direktur Utama PT PAL Indonesia, menyambut baik kehadiran tamu istimewa yang hadir dalam acara tersebut dan menyampaikan bahwa, “Kerja sama kedua negara merupakan cerminan bagaimana kedua negara saling berkontribusi dalam menjaga keamanan kawasan Internasional dalam menghadapi ketegangan geopolitik agar menjadi kokoh, stabil, dan saling mendukung.” Selain itu, ia memastikan bahwa “PT PAL berkomitmen untuk menjaga kepercayaan, kualitas, dan memberikan hasil terbaik dalam pembangunan Landing Platform Dock milik UEA”.

Wakil Panglima Angaktan Laut UEA – Brigadir Staf Abdullah F***j Al Mehairbi menyebutkan dimulainya proyek ini untuk mengawali hubungan baik antara Indonesia dan UEA. Ia menyatakan, “Visi kerja sama ini akan menjadi peluang untuk membuka pintu antara kedua negara, dan bahwa Angkatan Laut UEA dan Angkatan Laut Indonesia juga akan menemukan peluang untuk berkolaborasi dan berlatih, demi keamanan lingkungan maritim dan komersial”.

Setelah berhasil menyelesaikan Upacara Pemotongan Baja Pertama, PT PAL Indonesia memasuki tonggak sejarah baru yaitu Upacara Peletakan Lunas pada tanggal 24 April 2024.

Hanya butuh waktu 2 bulan bagi PT PAL Indonesia dan Angkatan UEA menorehkan prestasi berupa peletakan lunas kapal. Upacara ditandai dengan meletakkan koin di lunas kapal oleh COO PT PAL Indonesia dan Delegasi Angkatan Laut UEA. Sebagaimana yang disebutkan, kapal ini memiliki persyaratan operasional Angkatan Laut UEA, dan akan memberikan nilai tambah pada kemampuannya. Kapal ini memiliki fungsi multiperan, selain fungsi militer, juga fungsi non militer.

Merujuk berita pada pameran pertahanan International Defense Exhibition & Conference (IDEX) 2023 (20 – 24 Februari), Kementerian Pertahanan Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan telah memberikan kontrak senilai AED1,5 miliar (US$408,32 juta) kepada galangan kapal PT PAL Indonesia untuk memasok “multimission vessel.”

Kapal Multimission Vessel yang dimaksud dibangun dari jenis LPD sepanjang 163 meter. . Rencananya, konstruksi kapal akan dimulai di Indonesia pada tahun 2024 dan akan diserahkan ke Angkatan Laut UEA lima hingga enam tahun kemudian.

PT PAL Indonesia telah menawarkan desain LPD kepada Kementerian Pertahanan UEA sejak 2020 sebagai tanggapan atas Permintaan Informasi (RFI) yang dirilis ke beberapa pembuat kapal internasional. Desain LPD dari PT PAL yang dipilih UEA merupakan varian 163 meter, yang artinya jauh lebih panjang dari versi yang dipesan oleh Angkatan Laut Filipina (123 meter).

Meski baru rekaan, rancangan LPD untuk UEA dipersenjatai dengan meriam 76 mm, stasiun senjata kendali jarak jauh (RCWS) dengan kanon 20 mm atau 30 mm, sistem senjata anti pesawat jarak dekat, dan lainnya. LPD 163 berbobot perpindahan sekitar 12.500 ton, lebar 24 meter, draft 6 meter. Kapal ini memiliki kecepatan jelajah 15 knots dan kecepatan maksimum hingga 18 knots. (Gilang Perdana)

Balitbang Kemhan Supervisi Prototipe Man Portable Surveillance Radar (Indomiliter)Radar man portable (manpack) untuk int...
02/09/2024

Balitbang Kemhan Supervisi Prototipe Man Portable Surveillance Radar (Indomiliter)

Radar man portable (manpack) untuk intai medan jarak pendek sudah bukan barang baru dalam dunia militer, termasuk Indonesia pun diwartakan telah mengoperasikan apa yang disebut Man Portable Surveillance Radar (MPSR). Selain merek impor, rupanya industri pertahanan dalam negeri juga ingin mengambil peran di negara sendiri. Seperti yang dilakukan PT Radar Telekomunikasi Indonesia (RTI) yang telah merilis prototipe MPSR Tahap II.

Dikutip dari Kemhan.go.id (29/8/2024), Puslitbang Alpalhan Balitbang Kemhan melaksanakan kegiatan supervisi prototipe Man Portable Surveillance Radar (MPSR) Tahap II pada hari Selasa 27 Agustus 20024 di workshop PT. Radar Telekomunikasi Indonesia (RTI) di Bandung.

Tim Puslitbang Alpalhan dipimpin oleh Laksma TNI Danto Yuliardi Wirawan, selaku Kapuslitbang Alpalhan Balitbang Kemhan, serta didampingi oleh Kolonel Laut (KH) Ir. Herlambang Effendy, M.Si Kabid Matra Laut Puslitbang Balitbang Kemhan, para Peneliti/Perekayasa, APN, dan Kasubbid Bidang Matra Laut Puslitbang Alpalhan Balitbang Kemhan.

Man Portable Surveillance Radar (MPSR) adalah sistem radar tipe ground surveillance yang dapat mendeteksi objek di darat khususnya pergerakan personel dan kendaraan. Litbang Prototipe MPSR yang dilaksanakan oleh Balitbang Kemhan bersama PT RTI ini merupakan upaya untuk meningkatkan penguasaan teknologi di bidang Radar guna memenuhi kebutuhan Alpalhankam TNI dari hasil produk industri dalam negeri.

Kegiatan supervisi dilaksanakan untuk mengarahkan, mengelola dan mengawasi guna memastikan bahwa pelaksanaan kegiatan Litbang Man Portable Surveillance Radar (MPSR) Tahap II ini dilaksanakan sesuai rencana baik spesifikasi, mutu maupun waktu.

Untuk kegiatan berikutnya pada rangkaian Litbang MPSR ini akan dilaksanakan uji fungsi di air weapon range (AWR) TNI AU di Lumajang, Jawa Timur, guna menguji performance, ketahanan serta aspek ergonomis perangkat MPSR yang telah dibuat. Sejauh ini belum ada informasi teknis yang disampaikan.

Merujuk ke portal The Hindu – hinduonnet.com (6/8/2007), diberitakan bahwa Bharat Electronic Limited (BEL) telah mengantongi pesanan untuk penjualan Battle-field Surveillance Radar-Short-Range (BFSR-SR) – radar pengintai medan perang jarak pendek ke Indonesia. Masih dari sumber yang sama, disebut BEL telah memasok 100 unit radar BFSR-SR ke Indonesia, setelah memenangkan persaingan ketat dengan kompetitor seperti Raytheon dari Amerika Serikat dan konsorsium Thales.

BFSR-SR adalah jenis radar man portable dengan bobot sekitar 30 kg. Untuk pengoperasiannya, BFSR-SR hanya dibutuhkan 2-3 personel saja. Karena terbilang ringkas, radar pengintai jarak pendek ini dapat digelar dalam waktu kurang dari 5 menit.

Radar ini memiliki GPS inbuilt untuk lokasi diri dan keselarasan dengan peta digital. BFSR-SR juga memiliki kompas magnetik digital built-in yang secara otomatis dapat mengarahkan radar ke Utara. Hal ini untuk memastikan bahwa lokasi yang tepat dari target dapat diukur.

Secara teknis, BFSR-SR beroperasi di frekuensi J band (10 – 18/20 GHz), rentang deteksinya azimuth 30 – 180 derajat dan elevasi -40 sampai 15 derajat. Menggunakan tenaga 80 watt, presisi dari radar ini ada pada kisaran 20 meter.

Nah, untuk jarak jangkau deteksi, untuk mengendus keberadaan orang yang merangkak dapat diketahui dari jarak 700 meter, kemudian orang yang berjalan dapat diketahui dari jarak 3.000 meter, kelompok orang berjalan dari jarak 7.000 meter, kendaraan ringan dari jarak 10.000 meter dan kendaraan berat dari jarak 14.000 meter.

Bila melihat sepintas kemampuan radar man portable produksi India, maka idealnya apa yang diproduksi PT RTI harus punya kemampuan yang lebih baik. (Gilang Perdana)

Address

Babad Lama Rt 2 Re 4 Manang Grogol Skh
Sukoharjo
57272

Opening Hours

Monday 08:00 - 14:00
Tuesday 08:00 - 14:00
Wednesday 08:00 - 14:00
Thursday 08:00 - 14:00
Friday 08:00 - 14:00
Saturday 08:00 - 14:00
Sunday 08:00 - 14:00

Telephone

+6281228878899

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Mas Bowo Babad posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share