26/01/2020
Di Bisnis, sebagai leader, kita bisa-bisa saja memilih untuk bersantai. Tapi ingat, tim tengah menunggu. Mereka berharap untuk dibina, bahkan berharap untuk disukseskan.
Tim itu anugerah sekaligus amanah. Sudah seharusnya kita perjuangkan siang-malam agar nasibnya berubah. Sudah semestinya doa-doa mereka menjadi doa kita juga.
Sebagai leader adalah wajar kalau kita melatih diri dan meletih diri demi membersamai mereka.
Bayangkan ketika kelak mereka bisa berumrah. Tawaf di Ka'bah bersama orangtua dan pasangannya. Bayangkan haru dan bahagianya mereka.
Bayangkan ketika kelak mereka bisa memiliki rumah atau merenovasi rumah. Anak-anak mereka pun tambah ceria. Bayangkan haru dan bahagianya mereka.
Bayangkan saat mereka mampu menghadirkan gizi terbaik, sekolah terbaik, dan fasilitas terbaik untuk anak-anak mereka. Bayangkan haru dan bahagianya mereka.
Dan itu semua, wasilahnya sedikit-banyak dari tangan kita, dari pembinaan kita.
Maka, tidak ada kata berhenti. Tidak ada kata bosan. Tidak ada kata lelah. Kalau kita berkeringat, ingat, mereka juga berkeringat. Malah lebih.
Kalaupun kita lelah, apa istimewanya? Bukankah penafkahan keluarga kita, dengan izin Alloh, jadi lebih baik setelah mereka bergabung dengan kita. Sudahlah, tunjukkan tanggung-jawab kita.
Fight!
Grow500%!