09/04/2021
KEYLESS ENTRY / SMART KEY (1)
Keyless Entry/Smart Key memiliki sistem yang terpicu jika kunci transponder berada dalam jarak tertentu. Oleh karena itu orang juga menyebutnya dengan handsfree.
Pertama dipasangkan pada Chevrolet Corvette 1993 (mereka menyebutnya Passive Keyless Entry System), lalu dilengkapi p**a pada mobil Mercedes-Benz dari tahun 1998.
Secara umum keyless entry/smartkey pada kendaraan meskipun metode/cara kerja sedikit berbeda namun cara pengoperasian tetap sama.
1. Kendaraan dapat dibuka pintu-pintunya tanpa menekan tombol pada fob/remote kunci.
2. Ketika mau mengunci atau membuka atau menyalakan - mematikan mesin tidak harus memasukkan kunci dan memutar kunci kontak secara fisik.
3. Secara otomatis kendaraan dapat merasakan keberadaan kunci meskipun kunci mungkin terletak di saku atau dalam tas, saat pemilik mendekati kendaraan.
Versi yang lebih sederhana dari smartkey adalah engine immobilizer, kunci dengan sistem kunci keamanan yang banyak dipakai oleh mobil saat ini.
Sebuah chip transponder kecil ditempatkan pada kepala kunci atau di bawah penutup plastik kepala kunci.
Ketika kunci dimasukkan ke dalam slot yang diberi kode elektronis, slot kunci akan mengirimkan kode keamanannya ke kunci kontak yang juga harus memiliki kode keamanannya sendiri.
Jika kode keamanan cocok, kendaraan akan bisa dihidupkan. Namun, jika kode elektronis kunci TIDAK cocok, kendaraan TIDAK akan bisa dihidupkan.
Beberapa contoh dari pemakai teknologi immobilizer pada awalnya pabrikan Chrysler Corporation dan General Motors.
Beberapa kunci keyless entry/Smart Key dapat diprogram oleh pemilik, meskipun sebagian besar kunci ini harus diprogram oleh dealer melalui perangkat komputer. (Disarikan dari berbagai referensi)
Bersambung...
Tetap Monitor: