13/08/2012
Tim balap motor Jawa Tengah berusaha mempertahankan tradisi meraih medali emas pada Pekan Olahraga Nasional XVIII di Riau, 9-20 September 2012.
Ketua Umum Pengprov Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Tengah Hendrar Prihadi di Semarang, Senin, mengatakan, kalau pada PON XVI/2004 Sumatera Selatan dan PON XVII/2008 Kalimantan Timur, Jawa Tengah berhasil meraih medali emas, tentunya di Riau mendatang juga berharap dapat medali emas.
"Kami merasa optimistis bisa mempertahankan tradisi medali emas pada pesta olahraga multievent empat tahunan di Riau mendatang," kata Hendrar Prihadi yang juga Plt Wali Kota Semarang tersebut.
Saat ini Jawa Tengah menyiapkan empat pebalap untuk tampil pada PON di Riau mendatang, yaitu Hocky Krisdianto, Ardi Satya Sudarma, Teguh Nugroho, dan Agus Setiawan. Mereka akan turun pada semua nomor yang dipertandingkan yaitu kelas 110 cc perorangan dan beregu serta kelas 125 cc perorangan dan beregu.
Manajer Teknik tim balap motor Jawa Tengah, Lilik Kusnandar mengatakan, soal siapa yang akan dimainkan pada keempat nomor tersebut bakal ditentukan kemudian hari karena ini merupakan bagian dari strategi pelatih membaca peluang.
Tetapi, kata dia, semua nomor yang diikuti Jawa Tengah berpeluang menghasilkan medali emas, bahkan pebalap andalan Jateng Hocky Krisdianto berusaha mencetak "hattrick" untuk menyabet tiga medali emas dalam keikutsertaannya dalam tiga kali PON.
"PON di Sumatera Selatan dan PON Kalimantan Timur berhasil meraih medali emas dan dia (Hocky) berharap pada PON di Riau juga bisa meraih medali emas. Secara keseluruhan kita berharap minimal bisa meraih satu medali emas dan satu medali perak seperti raihan Jateng pada PON Kaltim," katanya.
Soal pesaing beratnya, dia mengatakan, pesaing beratnya masih sama dengan PON-PON sebelumnya yaitu DI Yogyakarta (Hendriansyah dan Florianus Roy, Jawa Barat Owie Nurhuda, Jawa Timur adalah Deni Triyoga, dan DKI Jakarta dengan pebalap andalannya Rey Raturkory.
Sementara pelatih balap motor Jateng Roy Adriyanto mengatakan, pada PON di Riau mendatang Hocky Krisdianto kemungkinan bakal dimainkan pada nomor 125 cc perorangan dan kelas 110 cc beregu putra, kemudian Agus Setiawan turun pada kelas 110 cc perorangan dan 125 beregu putra, Ardi Satya Sudarma dan Teguh Nugroho turun pada kelas 110 cc beregu putra.
Ia menambahkan, pada PON menedatang memakai kendaraan Yamaha dan berbeda dengan PON 2008 yang memakai kendaraan suzuki. "Kendaraan yang dipakai lomba disediakan panitia dan tidak boleh diubah mesinnya. Yang boleh diubah hanya selang rem, shocbreaker belakang, knalpot, sedangkan mesinnya standar semua," katanya.
Menurut dia, tim balap motor bakal berangkat dalam dua kelompok yang pertama adalah pada 3 September adalah kendaraan yang diberangkatkan melalui jalur darat kemudian pebalapnya baru berangkat pada 6 September, sedangkan lomba yang digelar di Kampar, Riau, dimainkan 9-11 September 2012.
"Pada 7 September 2012, kita akan menjajal siruit di Riau karena sirkuit di sana dadakan karena bekas untuk parkir kemudian disulap menjadi sirkuit. Kemudian kita juga akan mencoba ban korsa yang menjadi standar perlombaan di PON Riau,"
Semarang, ANTARA Jateng - Tim balap motor Jawa Tengah berusaha mempertahankan tradisi meraih medali emas pada Pekan Olahraga Nasional XVIII di Riau, 9-20 September 2012.