Sirkuit Kota Batik

Directions

Sirkuit Kota Batik Arena Sirkuit Balap Motor

Motoprix 2016, Pembalap Pekalongan Diprediksi Tampil GemilangGelaran Kejurnas Motoprix Seri VI Region 2 di Sirkuit Manah...
21/10/2016

Motoprix 2016, Pembalap Pekalongan Diprediksi Tampil Gemilang

Gelaran Kejurnas Motoprix Seri VI Region 2 di Sirkuit Manahan, Minggu (23/10) mendatang bisa menjadi kesempatan emas bagi Erfin Firmansyah. Pembalap muda asal Pekalongan ini diprediksi bisa mengamankan kelasnya yakni MP4 (110 cc tune up pemula).

“Dia (Irfan) berpeluang minimal bisa masuk tiga besar. Bisa jadi malah masuk podium, kalau mesinnya tak ada kendala,” beber ketua panitia, Lilik Kusnandar, Kamis (20/10).

Irfan merupakan atlet yang memperkuat tim Jateng pada PON XIX/2016 beberapa waktu lalu. Praktis ajang Motoprix menjadi ajang baginya untuk unjuk gigi sekaligus memperbaiki prestasi.

Diakui Lilik, Irfan cukup familiar dengan sirkuit Manahan. Pembalap bernomor 85 tersebut punya kemampuan bagus dalam penguasaan medan penuh tikungan. Performa Erfin didukung penampilan apik saat di PON Jabar bersama pembalap Solo Agus ’Iwan’ Setiawan merebut medali perunggu nomor 125 cc beregu.

“Dia juga masuk runner-up di Motoprix Subang. Prestasi pembalap Jateng semakin meningkat,” tandas Lilik.

timlo.net

M Erfin Pebalap Asal Pekalongan Kejar Agung Didu di Kelas 4Tak 110cc STD PemulaTidak kalah dari para seniornya, di kelas...
28/07/2013

M Erfin Pebalap Asal Pekalongan Kejar Agung Didu di Kelas 4Tak 110cc STD Pemula

Tidak kalah dari para seniornya, di kelas 4Tak 110cc Standar Pemula juga memberikan cerita yang sangat menarik. Tentu saja ada nama Agung Didu pebalap cilik yang banyak berprestasi dalam gelaran Yamaha Cup Race beberapa tahun belakangan ini. Pebalap asal Makassar ini turun di Yamaha Cup Race seri ke-3 Pekalongan. Agung yang mewakili tim Tri Jaya memulai start pada posisi pertama setelah mendapatkan waktu tercepat dalam QTT yang dilakukan pagi hari tadi Minggu, 16 Juni 2013.

Posisi start ke-2 ditempati oleh M. Erfin dari tim Batik Cendana Racing Team Pekalongan. Diikuti M. Muhajrin dari tim Khevalindo Jhon NHK GDT di posisi 3, M Ilham dari tim Halet Jaya Nagoya Bob’s DRMD NHK di posisi 4 dan Dafa Krisna dari tim Yamaha BKHN DIT’S Palangkaraya posisi 5 dan 12 lainnya berurutan ke belakang dengan total jumlah starter sebanyak 17 starter.

Mengawali start dengan sangat baik, Agung Didu pebalap yang masih berusia 9 tahun ini mendominasi semenjak bendera start dikibarkan. Agung menunjukkan kelasnya dalam masalah teknik dan skill yang baik sepanjang balapan. Di belakangnya adalah M. Erfin pebalap asal Pekalongan yang sepertinya tidak mau kalah menguntit tipis di belakang Agung Didu.

Bisa dikatakan, balap dalam kelas ini mempertontonkan aksi kedua bocah belia ini memacu motor dan beradu teknik balap berkelas. Dengan tanpa memperlambat laju motor namun dengan perhitungan yang matang kedua pebalap saling kuntit dan sabar menunggu kesempatan untuk bisa saling mengambil posisi. Dibelakang Agung Didu dan M. Erfin ini saling mengejar antara M. Muhajrin, M. Ilham dan Dafa Krisna. Hal yang mengejutkan adalah saat Dafa Krisna yang memulai start di posisi 5 mampu mengambil posisi 3 setelah mencurinya dari kedua pebalap didepannya.

Persaingan antara Agung Didu dan M. Erfin masih terlihat sampai dengan papan lap menunjukkan lap yang ke-9 dari 10 lap yang harus dihabiskan. Dan kejutanpun terjadi, M. Erfin seperti ingin menunjukkan siapa yang memiliki Pekalongan, Erfin mengambil posisi Agung Didu di dua tikungan terakhir di lap terakhir sebelum finish dan mampu mempertahankan posisi pertama sampai dengan race berakhir. Podium satu pun akhirnya menjadi milik M. Erfin diikuti Agung Didu di podium dua dan Dafa Krisna yang berusia 13 tahun di podium ketiga.

M. Erfin mengungkapkan kegembiraannya “Saya senang sekali bisa juara di kelas ini, apalagi Yamaha Cup Race seri ini di kota saya sendiri, Pekalongan. Saya mampu menunjukkan bahwa saya bisa mewakili Pekalongan dalam Yamaha Cup Race ini”.

Meski merasa senang Erfin mengungkapkan belum sepenuhnya puas, dia berharap bisa terus berkembang dan naik kelas tahun depan. Agung Didu meski gagal meraih podium satu tetap merasa bersyukur, “Alhamdulillah saya bisa naik podium, semoga bisa lebih baik di lain kali.” sungguh sikap jiwa besar yang patut dicontoh bagi pebalap lain atau anak-anak seusianya. Ungkapan bahagia senada juga diucapkan oleh Dafa Krisna menyikapi hasil yang didapatkannya kali ini.

VIVAnews - Juara MotoGP 2012, Jorge Lorenzo, berharap Indonesia bisa melahirkan Doni Tata yang baru. Menurut rider andal...
30/10/2012

VIVAnews - Juara MotoGP 2012, Jorge Lorenzo, berharap Indonesia bisa melahirkan Doni Tata yang baru. Menurut rider andal Yamaha itu, Indonesia punya potensi dan memiliki banyak pembalap muda berbakat.

Lorenzo kembali berkunjung ke Tanah Air. Ini adalah kali keenam pembalap asal Spanyol itu datang ke Indonesia. Perasaan Lorenzo pun sedang berbunga-bunga karena pekan lalu baru saja dinobatkan sebagai juara duni MotoGP 2012.

"Saya bahagia jadi juara lagi. Sampai sekarang, saya masih merasa seperti terbang ke langit. Jadi juara MotoGP itu sangat penting. Saya jadi pembalap Spanyol pertama yang meraih gelar juara dunia dua kali. Jadi, ini sangat emosional," kata Lorenzo dalam jumpa pers di Hotel Lor In Sentul, Selasa 30 Oktober 2012.

Lorenzo memang menjadi Spaniard pertama yang berhasil merebut dua titel MotoGP. Ia mengalahkan Alex Criville yang hanya meraih satu gelar pada 1999. Dengan kata lain, Lorenzo pantas dinobatkan sebagai pembalap Spanyol tersukses di pentas MotoGP.

Kali ini, Lorenzo juga menyempatkan untuk melakukan coaching clinic di Sirkuit Sentul, pagi tadi. Ia menilai, Indonesia punya potensi kuat di dunia balapan.

"Saya bisa lihat banyak pembalap muda di Indonesia yang punya hasrat. Ini penting. Mereka punya ambisi untuk sukses. Saya harap mudah-mudahan banyak Doni Tata Pradita lagi di Indonesia. Kita bisa mengajarkan cara kepada pembalap-pembalap muda ini untuk melaju cepat di lintasan," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Lorenzo juga memberikan penilaian terhadap motor-motor Yamaha di dunia. Lorenzo mengaku sulit menentukan mana yang terbaik. Tapi, ia punya motor Yamaha favorit tersendiri di Indonesia.

"Kalau di Indonesia saya pikir Jupiter Z motor yang sangat bagus. Motor ini mudah dikendalikan, nyaman dan menyenangkan," ucapnya.

Rencananya, Lorenzo juga akan makan malam bersama penggemarnya di Hotel Mercure, Ancol, malam nanti. Ada sekitar 300 orang fans terpilih akan menikmati hidangan bersama sang juara dunia MotoGP dua kali itu.

Kita bisa mengajari para pembalap muda ini melaju cepat di lintasan.

07/09/2012

Pebalap motor andalan Jawa Tengah Hocky Krisdianto ingin mencetak hatrik saat tampil pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Riau, 9-20 September 2012.

"PON di Riau merupakan PON terakhir bagi saya makanya saya ingin bisa meraih kembali medali emas untuk yang ketiga kalinya karena dua kali pelaksanaan PON yaitu 2004 di Sumatera Selatan dan 2008 di Kalimantan Timur saya juga meraih medali emas," kata Hocky Krisdianto di Semarang, Kamis.

Pada PON XV/2004 Sumatera Selatan, pebalap asal Kota Magelang ini berhasil meraih satu medali emas dari kelas 125 cc dan medali perunggu dari kelas 150 cc kemudian pada PON XVII/2008 di Kalimantan juga meraih medali emas untuk kelas 125 cc perorangan dan medali perak untuk kelas 150 cc.

"Saya ingin berhenti membalap pada 2014 karena saya sudah berkecimpung di dunia balap sejak 1996 sehingga pada PON XIX/2016 sudah tidak ikut lagi," katanya.
Ia mengatakan, pesaing pada PON di Riau masih hampir sama dengan PON XVII/2008 yaitu Hendriansyah dari DI Yogyakarta dan Reratu Kore dari DKI Jakarta. "Tetapi yang paling berat adaah Hendriansyah, kalau untuk Reratu Kore kemungkinan besar saya masih bisa mengatasinya," katanya.

Pada pesta olahraga multievent empat tahunan di Riau, Hocky Krisdianto bakal turun paa dua nomor yaitu perorangan untuk kelas 135 cc dan beregu di kelas yang sama berpasangan dengan Agus Setawan (pebalap asal Solo).

Sementara itu pebalap Jateng lainna yaitu Adi Satya Sadarma akan turun pada nomor perorangan kelas 110 cc dan berehu di kelas yang sama berpasangan dengan Tegh Nugroho.

Soal persiapan menghadai PON di Riau mendatang, dia mengatakan, persiapan sudah dilakukan dengan menjalani pemusatan latihan di Yogyakarta. "Kita berlatih di sana karena di Yogyakarta memiliki sirkuit yang bisa diubah sesuai dengan kebutuhan kita," katanya.

Kemudian, lanjut dia, ia juga sudah mencoba ban tunggal yang akan digunakan pada PON mendatang. "Kalau soal arena di Riau, saya belum tahu persis karena di sana saya mendengar sirkuitnya bukan permanen. Kemudian saya juga menjalani laihan fisik," kata pebalap kelahiran 15 November 1980 tersebut.

Menyinggung bahwa tahun ini tergabung di tim honda sedangkan pada PON mendatang menggunakan Yamaha, dia mengatakan, itu tidak masalah karena ia juga lama berkecimpung dengan Yamaha. "Saya kira tidak masalah karena saya juga lama bekecimpung dengan Yamaha," katanya.

Ketika ditanya usaha apa yang akan dilakukan setelah pensiun dari dunia balap motor, ia mengatakan, tentu saja kan berusaha bergerak di dunia otomoif. "Hobi saya memang di otomotif maka selepas tidak jadi pebalap saya akan berusaha di bidang ini juga,"

Tim balap motor Jawa Tengah berusaha mempertahankan tradisi meraih medali emas pada Pekan Olahraga Nasional XVIII di Ria...
13/08/2012

Tim balap motor Jawa Tengah berusaha mempertahankan tradisi meraih medali emas pada Pekan Olahraga Nasional XVIII di Riau, 9-20 September 2012.


Ketua Umum Pengprov Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Tengah Hendrar Prihadi di Semarang, Senin, mengatakan, kalau pada PON XVI/2004 Sumatera Selatan dan PON XVII/2008 Kalimantan Timur, Jawa Tengah berhasil meraih medali emas, tentunya di Riau mendatang juga berharap dapat medali emas.

"Kami merasa optimistis bisa mempertahankan tradisi medali emas pada pesta olahraga multievent empat tahunan di Riau mendatang," kata Hendrar Prihadi yang juga Plt Wali Kota Semarang tersebut.

Saat ini Jawa Tengah menyiapkan empat pebalap untuk tampil pada PON di Riau mendatang, yaitu Hocky Krisdianto, Ardi Satya Sudarma, Teguh Nugroho, dan Agus Setiawan. Mereka akan turun pada semua nomor yang dipertandingkan yaitu kelas 110 cc perorangan dan beregu serta kelas 125 cc perorangan dan beregu.

Manajer Teknik tim balap motor Jawa Tengah, Lilik Kusnandar mengatakan, soal siapa yang akan dimainkan pada keempat nomor tersebut bakal ditentukan kemudian hari karena ini merupakan bagian dari strategi pelatih membaca peluang.

Tetapi, kata dia, semua nomor yang diikuti Jawa Tengah berpeluang menghasilkan medali emas, bahkan pebalap andalan Jateng Hocky Krisdianto berusaha mencetak "hattrick" untuk menyabet tiga medali emas dalam keikutsertaannya dalam tiga kali PON.

"PON di Sumatera Selatan dan PON Kalimantan Timur berhasil meraih medali emas dan dia (Hocky) berharap pada PON di Riau juga bisa meraih medali emas. Secara keseluruhan kita berharap minimal bisa meraih satu medali emas dan satu medali perak seperti raihan Jateng pada PON Kaltim," katanya.

Soal pesaing beratnya, dia mengatakan, pesaing beratnya masih sama dengan PON-PON sebelumnya yaitu DI Yogyakarta (Hendriansyah dan Florianus Roy, Jawa Barat Owie Nurhuda, Jawa Timur adalah Deni Triyoga, dan DKI Jakarta dengan pebalap andalannya Rey Raturkory.

Sementara pelatih balap motor Jateng Roy Adriyanto mengatakan, pada PON di Riau mendatang Hocky Krisdianto kemungkinan bakal dimainkan pada nomor 125 cc perorangan dan kelas 110 cc beregu putra, kemudian Agus Setiawan turun pada kelas 110 cc perorangan dan 125 beregu putra, Ardi Satya Sudarma dan Teguh Nugroho turun pada kelas 110 cc beregu putra.

Ia menambahkan, pada PON menedatang memakai kendaraan Yamaha dan berbeda dengan PON 2008 yang memakai kendaraan suzuki. "Kendaraan yang dipakai lomba disediakan panitia dan tidak boleh diubah mesinnya. Yang boleh diubah hanya selang rem, shocbreaker belakang, knalpot, sedangkan mesinnya standar semua," katanya.

Menurut dia, tim balap motor bakal berangkat dalam dua kelompok yang pertama adalah pada 3 September adalah kendaraan yang diberangkatkan melalui jalur darat kemudian pebalapnya baru berangkat pada 6 September, sedangkan lomba yang digelar di Kampar, Riau, dimainkan 9-11 September 2012.

"Pada 7 September 2012, kita akan menjajal siruit di Riau karena sirkuit di sana dadakan karena bekas untuk parkir kemudian disulap menjadi sirkuit. Kemudian kita juga akan mencoba ban korsa yang menjadi standar perlombaan di PON Riau,"

Semarang, ANTARA Jateng - Tim balap motor Jawa Tengah berusaha mempertahankan tradisi meraih medali emas pada Pekan Olahraga Nasional XVIII di Riau, 9-20 September 2012.

11/06/2011
10/06/2011
Besok, Kejuaraan Daerah Road Race Tingkat Jawa Tengah Akan Digelar di Sirkuit Kota Batik - Kota Pekalongan di Kompleks S...
14/05/2011

Besok, Kejuaraan Daerah Road Race Tingkat Jawa Tengah Akan Digelar di Sirkuit Kota Batik - Kota Pekalongan di Kompleks Stadion Kota Batik ~ Kota Pekalongan. Minggu 15 April 2011, Kejuaraan Bernama BSMC Road Race Series 2011 - Seri 2 ini direncanakan akan diikuti oleh ratusan pembalap dari berbagai daerah.

JANGAN LUPA !!!Dalam rangka menyelamatkan bumi selama satu jam terkait program earth hour dari pukul 20.30-21.30 WIB, ma...
26/03/2011

JANGAN LUPA !!!

Dalam rangka menyelamatkan bumi selama satu jam terkait program earth hour dari pukul 20.30-21.30 WIB, malam ini.

Address

Kompleks Stadion Kota Batik Di Kraton Kota Pekalongan
Pekalongan

Opening Hours

Friday 15:00 - 18:00
Sunday 15:00 - 18:00

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sirkuit Kota Batik posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share