JUKI

JUKI Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from JUKI, Jalan RAYA MOJOSARI 02 KEPANJEN MALANG, Malang.

Ya Sekolah.... Ya ngarit....
21/10/2024

Ya Sekolah.... Ya ngarit....

10/05/2024
10/05/2024
26/02/2022

Assalamu'alaikum wr wb?

Selamat pagi saudara-saudara

Semoga kita tetap dalam keadaan sehat wal afiat dan dalam bimbingan-Nya

30/07/2021

Assalamu'alaikum?

20/08/2019

ASAL TAHU AJA

"MEMOTONG SEJARAH ULAMA"
Dahulu, ada tokoh pendidikan internasional, namanya *Dr. Sudjatmoko* _(Rektor Universitas PBB)._

Beliau pernah berkata, pada zaman akhir ini, alternatif pendidikan terbaik adalah *pondok pesantren,* dengan catatan: _*memakai manageman modern.*_

Secara metode mengaji tetap memakai _*salafiyah,*_ namun dalam hal tata-kelola menggunakan manageman *modern*.

_Santri pondok pesantren itu ampuh._

_Di tanah Jawa ini, yang paling ditakuti penjajah Belanda adalah santri dan tarekat._

Ada seorang santri yang juga penganut _tarekat,_ namanya *Abdul Hamid.*

Ia lahir di Dusun _Tegalrejo, Kecamatan Tegalrejo, Yogyakarta._

Mondok pertama kali di Tegalsari, Jetis, Ponorogo kepada _*KH Hasan Besari.*_

*Abdul Hamid* ngaji _kitab kuning_ kepada _*Kyai Taftazani Kertosuro.*_

Ngaji _Tafsir Jalalain_ kepada _*KH Baidlowi*_ Bagelen yang dikebumikan di Glodegan, Bantul, Jogjakarta.

Terakhir *Abdul Hamid* ngaji _ilmu hikmah_ kepada _*KH Nur Muhammad*_ Ngadiwongso, Salaman, Magelang.

*Abdul Hamid* sangat berani dalam berperang melawan penjajah Belanda selama lima tahun, 1825-1830.

*Abdul Hamid* wafat dan dikebumikan di *Makassar*, dekat Pantai Losari.

*Abdul Hamid* adalah _Putra *Sultan Hamengkubuwono ke-III*_ dari istri Pacitan, Jawa Timur.

*Abdul Hamid* patungnya memakai jubah dipasang di Alun-alun kota Magelang.

Menjadi nama di Kodam Jawa Tengah.

Terkenal dengan nama: *Pangeran Diponegoro.*

_Belanda resah menghadapi perang Diponegoro._

Dalam kurun lima tahun itu, uang kas Hindia Belanda habis, bahkan punya banyak hutang luar negeri.

Nama aslinya *Abdul Hamid.*
Nama populernya *Diponegoro*.

Adapun nama lengkapnya adalah _*Kyai Haji Bendoro Raden Mas Abdul Hamid Ontowiryo Mustahar Herucokro Senopati Ing Alogo Sayyidin Pranotogomo Amirul Mu’minin Khalifatullah Tanah Jawi Pangeran Diponegoro Pahlawan Goa Selarong.*_

Tidak hanya *Diponegoro*, anak bangsa yang didik para ulama menjadi tokoh bangsa.

Diantaranya, di Yogjakarta ada seorang ulama bernama *Romo K Sulaiman Zainudin* di Kalasan Prambanan.

Punya santri banyak, salah satunya bernama *Suwardi Suryaningrat.*

_Suwardi Suryaningrat_ ini kemudian oleh pemerintah diangkat menjadi Bapak _Pendidikan Nasional_ yang terkenal dengan nama *Ki Hajar Dewantara.*

Jadi, *Ki Hajar Dewantara* itu santri, ngaji, murid seorang ulama besar.

Sayangnya, sejarah *Ki Hajar* mengaji _al-Quran_ tidak pernah diterangkan di sekolah-sekolah, yang diterangkan hanya _*Ing Ngarso Sun Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani.*_
Itu sudah baik, namun belum komplit.
Belum utuh.

Maka nantinya, untuk rekan-rekan guru, mohon diterangkan bahwa *Ki Hajar Dewantara* selain punya ajaran _Tut Wuri Handayani,_ juga punya ajaran _*al-Quran al-Karim.*_

Perlu diketahui bahwa ketika Indonesia merdeka, ada _*sayyid*_ warga _Kauman Semarang_ yang mengajak bangsa kita untuk bersyukur.

Sang _Sayyid_ tersebut menyusun lagu syukur.

Dalam pelajaran Sekolah Dasar disebutkan *H Muthahar.*

_H Mutahar_ Itu bukan _Haji Muthahar_, namun *Habib Husein Muthahar*, yang menciptakan lagu syukur.
Beliau adalah Pak Dhenya _Habib Umar Mutohar SH_ Semarang.

Jadi, yang menciptakan lagu syukur yang kita semua hafal adalah seorang _*sayyid*_, cucu baginda Nabi.

Mari kita nyanyikan bersama-sama.

_*Dari yakinku teguh*_
_*Hati ikhlasku penuh*_
_*Akan karuniamu*_
_*Tanah air pusaka*_
_*Indonesia merdeka*_
_*Syukur aku sembahkan*_
_*Kehadiratmu tuhan*_

Itu yang menyusun cucu nabi, *Sayyid Husein Muthahar,* warga kauman Semarang.

Akhirnya oleh pemerintah waktu itu diangkat menjadi _Dirjen Pemuda dan Olahraga._

Terakhir oleh pemerintah dipercaya menjadi _Duta Besar di Vatikan,_ negara yang berpenduduk _Katholik_.

Di _Vatikan_, *Habib Husein* tidak larut dengan kondisi, malah justeru membangun masjid. _Hebat !!!_

Lebih hebatnya lagi, *Habib Husein Muthahar* menyusun lagu yang hampir se-Indonesia hafal semua.

Suatu ketika *Habib Husein Muthahar* sedang duduk, lalu mendengar adzan shalat dzuhur.

Sampai pada kalimat _*hayya alas shalâh*_, terngiang suara adzan.

Sampai sehabis shalat berjamaah, masih juga terngiang.
Akhirnya hatinya terdorong untuk membuat lagu yang cengkoknya mirip adzan, ada *“S” nya, “A” nya, “H” nya.*

Kemudian pena berjalan, tertulislah:

_*17 Agustus tahun 45*_
_*Itulah hari kemerdekaan kita*_
_*Hari merdeka nusa dan bangsa*_
_*Hari lahirnya bangsa Indonesia*_
_*Merdeka*_
_*Sekali merdeka tetap merdeka*_
_*Selama hayat masih dikandung badan*_
_*Kita tetap setia tetap setia*_
_*Mempertahankan indonesia*_
_*Kita tetap setia tetap setia*_
_*Membela negara kita*_

Maka peran para ulama, kyai dan para _sayyid_ tidak sedikit dalam pembinaan patriotisme bangsa.

Malahan, *B**g Karno,* ketika mau membaca teks proklamasi di Pegangsaan Timur Jakarta, minta didampingi putra ulama atau kyai.

Tampillah seorang dari kampung Batu Ampar, Maya Kumbung, Sumatera Barat.
Siapa beliau?
*H. Mohammad Hatta.*
Beliau putra ulama.

B**g Hatta adalah putra Ustadz Kyai Haji Jamil, Guru Thoriqoh Naqsyabandiyyah Kholidiyyah.

Akhirnya, *B**g Hatta* menjadi wakil presiden pertama.

Sayang, sejarah B**g Hatta adalah putra ulama dan putra penganut thoriqoh tidak pernah dijelaskan di sekolah, yang diterangkan hanya Bapak Koperasi...

Mulai sekarang, mari kita terangkan sejarah dengan utuh.
Jangan sekali-kali memotong sejarah.
Jika anda memotong sejarah, suatu saat, sejarah anda akan dipotong oleh Allah SWT.

Semoga bermanfaat .
MERDEKA

09/07/2019

KISAH INSPIRATIF :

SAUDARA KANDUNG

Disebuah desa ada sebuah sumur yang dianggap angker ... hal ini dikarenakan setiap kali penduduk desa ingin mengambil air... tali dan ember yang diulurkan kedalam sumur selalu ditarik ... beberapa ember bahkan terlepas dari talinya ... ada yang membuka simpul tali itu di dalam sumur sana ... sekian lama tidak diketahui penyebab kejadian aneh ini ...
Banyak penduduk desa menyimpulkan bahwa sumur itu dihuni oleh sesosok jin jahat yang s**a mengganggu . Karena air merupakan kebutuhan vital penduduk .. tetua desa pun berkumpul ... melalui musyawarah diputuskan bahwa untuk menjawab teka teki sumur angker seseorang harus masuk kedalamnya ...
Tidak ada seorangpun penduduk desa yang berani untuk masuk kedalam sumur karena takut .. kecuali seorang pemuda ... ia bersedia masuk ke dalam sumur dengan satu syarat ... saudara kandungnya harus ikut memegang tali ketika ia masuk kedalam . Orang-orang bertanya " kenapa harus saudaramu ... disini juga banyak pemuda-pemuda yang tegap lagi kuat ... saudaramu itu tinggal nya jauh dari desa kita ini ?? " ...
Pemuda itu tak bergeming ... karena tidak ada orang lain yang berani masuk ke dalam sumur , merekapun lalu menjemput saudara kandung pemuda itu ... Pagi itu ... setelah mengikat tubuhnya dengan tali si pemuda pun turun ke dalam sumur ... orang-orang beramai-ramai memegang tali ... termasuk disana saudara kandung nya . Perlahan mereka menurunkan tubuh pemuda itu sehingga masuk ke dasar sumur .. semua menanti dengan hati berdebar .

Di atas batu di dasar sumur ...
Si pemuda menemukan seekor monyet ... inilah sumber masalahnya selama ini ... Ia lalu membawa monyet itu bersamanya dan berkata : " tarik talinya !" ... Dengan segera penduduk desa menarik tali pengikat tubuh si pemuda

Menjelang sampai ke permukaan sumur ..
Si monyet yang begitu senang melihat cahaya matahari terlepas dari pegangan pemuda ... Si monyet memanjat sisa tali dan melompat keluar sumur .. dan .. karena kaget dengan sosok hewan ini .. dan rasa takut yang telah mencengkram hati ... penduduk desa berhamburan berlari melepas tali .. mereka mengira jin sudah merubah pemuda malang itu menjadi sesosok monyet ... semua lari kecuali saudara kandung pemuda itu ... ia tetap bertahan memegang tali dan dengan susah payah menarik tali menyelamatkan adiknya seorang diri ....

Akhirnya..fahamlah penduduk desa .. mengapa si pemuda begitu menginginkan kehadiran saudaranya . Tanpa saudaranya ... ia pasti sudah mati terlepas tali jatuh ke dalam sumur.
Orang yang paling dekat dan terpercaya adalah saudara kandung mu ...jadi jangan pernah marahan apalagi memutuskan silaturrahmi dengan saudara kandungmu
kita saudara kandung tetap saling sayang hingga akhir hayat kita.Seperti ibu & ayah yang menyayangi kita sejak kita dilahirkan hingga mereka tiada.

Ya ALLAH...
✔ Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini
✔ Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid
✔ Lapangkanlah hatinya
✔ Bahagiakanlah keluarganya
✔ Luaskan rezekinya seluas lautan
✔ Mudahkan segala urusannya
✔ Kabulkan cita-citanya
✔ Jauhkan dari segala Musibah
✔ Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar.
✔ Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang
membaca dan membagikan status ini.
Aamiin ya Rabbal'alamin

Sobat sekarang anda memiliki dua pilihan ,
1. Membiarkan sedikit pengetahuan ini hanya dibaca disini
2. Membagikan pengetahuan ini kesemua teman facebookmu , insyallah bermanfaat dan akan menjadi pahala bagimu. Aamiin..

Semoga yg berkomentar Aamiin dijauhkan dari segala penyakit, diberi sehat wal'afiat, rezekinya melimpah ruah, dan keluarganya bahagia Dan bisa masuk Surga melalui pintu mana saja. Aamiin ya Rabbal'alamiin..
Semoga bermanfaat..

24/06/2019

TOBATNYA ULAMA WAHHABI

Suatu Hari Di Mekkah Al-Mukarramah Terjadi Hujan Yang Sangat Lebat, Orang-Orang Yang Beribadah Disekitar Ka'bah Berhamburan Untuk Ngalap Berkah Dari Air Hujan Yang Mengalir Di Pancuran Ka'bah !!!

Melihat Hal Ini, Para Askar Masjidil Haram Yang Berfaham Wahhabi Melarang Orang-Orang Tsb Untuk Melakukan Yang Demikian Karena Hal Itu (-Ngalap Berkah-) Adalah Bid'ah & Syirik.

Lalu Orang-Orang Yang Mendapat Penghinaan Tsb Melapor Pada Sayyid Alwi bin Abbas Al-Maliki (Ulama Besar Aswaja Sekaligus Pengajar Di Mekkah Yang Merupakan Pakar Ilmu Hadits & Al-Qur'an) Yang Pada Saat Itu Sedang Berkumpul Bersama Murid-Muridnya Di Halaqah (Majelis)-nya Di Masjidil Haram.

Mereka Bertanya Kepada Sayyid Alwi Tentang Amalan Mereka Mengambil Berkah Air Hujan Ka'bah Itu, Dan Sayyid Alwi Mem-BOLEH-kan Hal Tsb.

Mereka Pun Kembali Ngalap Berkah Dari Air Hujan Pancuran Ka'bah Berdasarkan Fatwa Sayyid Alwi, Tetapi Para Askar Terus Melarang Walaupun Tidak Diindahkan, Sehingga Para Askar Pun Mendatangi Syekh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di (Ulama Besar Wahhabi Yang Dikenal Dengan Panggilan Syekh Ibnu Sa'di) Yang Mana Halaqahnya Berdekatan Dengan Halaqah Sayyid Alwi bin Abbas Al-Maliki.

Para Askar Mengadukan Permasalahan Mereka Kepada Syekh Ibnu Sa'di Tentang Pendapat Sayyid Alwi Yang Mem-BOLEH-kan Ngalap Berkah Air Hujan Dari Pancuran Ka'bah.

Tak Lama Kemudian Syekh Ibnu Sa'di Mendatangi Sayyid Alwi Untuk Bertabayyun, Ia Bertanya : "Apakah Benar Bahwa Anda Wahai Sayyid Mem-BOLEH-kan Amalan Mereka Yang Ngalap Berkah Air Itu ???"

Sayyid Alwi Berkata : "Benar, Bahkan Mereka Mendapat Dua Berkah".

Mendengar Hal Ini, Syekh Ibnu Sa'di Terkejut Lalu Bertanya : "Bagaimana Anda Bisa Mengatakan Hal Itu ???"

Sayyid Alwi Menjawab : Karena Allah Menyatakan Didalam Kitab-NYA Yang Mulia :

وَ نَزَّلْنَا مِنَ السَّمَاءِ مَاءً مُبَارَكًا
"Dan Kami Turunkan Dari Langit Air Yang Mengandung BERKAH".
(QS.Qaf : 9)

اِنَّ اَوَّلَ بَيْتٍ وُضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِى بِبَكَّةَ مُبَارَكًا
"Sesungguhnya Rumah Ibadah Yang Pertama Kali Dibangun Untuk Manusia Adalah (Baitullah) Yang Berada Di Bakkah (Mekkah) Yang DIBERKAHI".
(QS.Ali Imran : 96)

Berdasarkan Dua Ayat Ini, Berarti Mereka Mendapatkan DUA BERKAH Yaitu : Berkah Air Hujan Yang Turun Dari Langit & Berkah Dari Ka'bah Baitullah !!!

Lalu Syekh Ibnu Sa'di Terdiam Dan Berkata : "Mengapa Ayat-Ayat Ini Dapat Luput Dari Perhatian Kami (Kaum Wahhabi) ??? Kalau Begitu, Terima Kasih Wahai Sayyid, Dan Saya Minta Diri (Pamit)..."

Sayyid Alwi Berkata : "Wahai Syekh, Para Askar Itu Tidak Akan Berhenti Melarang Mereka Yang Ngalap Berkah Sebelum Anda Memberi Contoh Kepada Mereka (Para Askar), Maka Hendaknyalah Kamu Mengambil Air Tsb."

Lalu Syekh Ibnu Sa'di Pun Menghampiri Pancuran Ka'bah Dan Mengambil Air Hujan Yang Mengalir Darinya, Kemudian Ia Meminum Dan Mengusapkan Air Tsb Ke Pakaiannya.
Melihat Hal Ini, Para Askar Langsung Berhenti Untuk Melarang Orang Yang Ngalap Berkah Air Pancuran Ka'bah Tsb.

============================================

(Diriwayatkan Oleh Syekh Abdul Fattah Rawwah Yang Merupakan Saksi Mata Kejadian Tsb)

و بالله التوفيق و الهداية

Address

Jalan RAYA MOJOSARI 02 KEPANJEN MALANG
Malang
65163

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when JUKI posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share