Umi Zulaykha

Umi Zulaykha SELAMAT DATANG .🫶
AKU, KONTEN KREATOR
KONTEN RANDOM. WELCOME EVERYONE🙏❤️

Akan tiba saatnya doamu dikabulkan di waktu yang tepat, lelahmu berganti bahagia, sedihmu berganti senyuman, dan usahamu...
03/08/2026

Akan tiba saatnya doamu dikabulkan di waktu yang tepat, lelahmu berganti bahagia, sedihmu berganti senyuman, dan usahamu berujung keberhasilan.

29/07/2026

Mqkan soto tulang ayam

Teman yang baik adalah dia yang selalu mengajakmu lebih dekat kepada ketaatan. Jauhilah lingkungan yang membuatmu semaki...
28/07/2026

Teman yang baik adalah dia yang selalu mengajakmu lebih dekat kepada ketaatan. Jauhilah lingkungan yang membuatmu semakin jauh dari nilai-nilai agama.

28/07/2026

Bener kan bu ibu..?🤣🤣

27/07/2026

Kok aku jadi ikut bingung ya??🤣🤣🤣🤣

22/07/2026

Begitulah ceritanya.

21/07/2026

Selamat malam gaes

Pak Joko dan Bu Sari tinggal di sebuah rumah kayu kecil di pinggiran kota Malang, hanya berjarak sekejap mata dari hampa...
19/07/2026

Pak Joko dan Bu Sari tinggal di sebuah rumah kayu kecil di pinggiran kota Malang, hanya berjarak sekejap mata dari hamparan sawah hijau. Rumahnya tidak mewah—tidak ada televisi layar lebar, tidak ada mobil mewah, dan lantainya masih berupa semen yang sudah mulai pudar warnanya. Namun siapa pun yang datang ke sana selalu merasa hangat dan tenang.

Setiap pagi sebelum matahari terbit, Pak Joko sudah pergi ke kebun belakang untuk memetik sayuran segar. Bu Sari sibuk di dapur kecilnya, menumis kangkung, menggoreng tempe buatan sendiri, dan menyeduh kopi lokal yang aromanya tercium sampai ke jalan setapak. Sarapan mereka sederhana saja, tapi mereka makan dengan nikmat sambil mendengarkan suara burung dan angin yang berdesir di antara daun padi.

Pak Joko bekerja sebagai tukang kebun di taman kota, dan Bu Sari menjual kue tradisional di pasar pagi. Uang yang mereka dapat cukup untuk makan, membayar sekolah cucu, dan sedikit ditabung untuk keperluan mendadak. Tidak ada lebihnya untuk membeli barang-barang baru yang tidak perlu.

"Kita tidak butuh banyak barang untuk merasa puas," kata Bu Sari suatu sore, saat mereka duduk di teras sambil menikmati teh hangat. "Lihatlah langit itu—berwarna jingga keunguan, gratis untuk kita nikmati. Lihatlah air sungai yang jernih, udara yang sejuk, dan tetangga yang selalu menyapa dengan senyum. Bukankah itu lebih berharga dari emas?"

Pak Joko mengangguk sambil tersenyum. Ia ingat dulu saat ia masih muda, ia bekerja keras dari pagi sampai malam untuk mencari uang lebih, sampai lupa bagaimana rasanya beristirahat, lupa berbicara dengan istrinya dengan tenang, bahkan sering sakit karena kelelahan. Sekarang hidupnya lebih tenang, tubuhnya lebih sehat, dan hatinya selalu penuh syukur.

Sore itu cucu mereka datang membawa bunga liar yang ia petik di pinggir sawah. "Nenek, Kakek! Bunga ini cantik kan?" serunya riang. Mereka berdua tertawa lebar, dan tawa itu bergema di antara pepohonan.

Mereka tidak memiliki banyak harta. Tapi mereka memiliki waktu untuk saling menemani, memiliki kesehatan untuk beraktivitas, memiliki hati yang tidak pernah merasa kurang, dan memiliki kebahagiaan yang tenang—kebahagiaan yang tidak bisa dibeli dengan uang apa pun.

19/07/2026

Lapar gaes

17/07/2026

Berat pokoknya

Address

Jalan Flamboyan
Malang
65713

Telephone

+6285784321599

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Umi Zulaykha posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share