05/12/2023
Berbicara hal-hal apa saja yang bisa bikin krisis makin buruk, mungkin sebagian dari kita tidak terpikir, Jika makanan yang dibuang begitu saja, punya impact besar ke pemanasan global. Makanya masih banyak banget kan orang-orang atau perusahaan-perusahaan yang s**a buang-buang makanan yang akhirnya ini jadi limbah.
Menurut The Environment Protection Agency limbah makanan didefinisikan segala jenis makanan yang harusnya masuk ke perut tapi malah masuk ke tempat pembuangan sampah. Mau burger, ayam krispy sampai seblak. Jika tidak dihabiskan dan dibuang yaitu jadinya limbah makanan.
Tapi inget!! yang bisa dibilang limbah makanan tuh hanya yang bener-bener bisa dimakan saja, normal buat dikonsumsi. Kalau Seperti kulit, telur, tulang atau biji gitu itu enggak termasuk dalam definisi limbah makanan. Terlihat seperti hal sepele, tapi ternyata sangat mengerikan loh dampaknya. Secara disadari atau tidak, kita semua pasti pernah membuang makanan. Berbagai macam motif ya seperti, kita beli makanan rasanya kurang enak, tidak sesuai ekspektasi, akhirnya dibuang. Dan ternyata ketika kita melakukan itu, berarti kita udah berkontribusi terhadap Pemanasan global.
Nah, kalau menurut PBB, dari semua emisi rumah kaca yang dihasilkan sama aktivitas manusia, hampir sepertiganya berasal dari sektor yang berkaitan sama makanan, lebih spesifiknya limbah makanan sendiri menyumbang sepuluh persen emisi gas rumah kaca secara keseluruhan. Dan angka ini tuh lebih besar daripada emisi yang dihasilin sama produksi plastik dan ekstraksi minyak loh yang masing-masingnya hanya meyumbang sebesar 3,8% saja.
Mirisnya kalau menurut United Nation Envireonment Program disebut dari semua makanan yang diproduksi secara global, 17% nya tidak dikonsumsi. 17% tersebut malah jadi limbah. Ini artinya tiap tahun ada sebanyak 931 ton makanan di dunia ini yang kebuang sia-sia. Padalah menurut WHO di tahun 2019 saja ada sekitar 690juta orang yang kelaparan, Dan angka ini kemungkinan besar tuh meningkat di masa pandemi dan pasca pandemic.