18/04/2026
Pernahkah Anda mencium aroma tidak sedap atau bau apek sesaat setelah menyalakan AC mobil?
Filter kabin berfungsi untuk menyaring debu, polusi, hingga bakteri agar tidak masuk ke sistem pendinginan dan kabin mobil. Seiring berjalannya waktu, debu yang menumpuk pada filter akan menjadi lembap. Kondisi lembap inilah yang memicu pertumbuhan jamur dan bakteri, sehingga udara yang diembuskan AC menjadi bau dan tidak sehat.
Dampak Mengabaikan Filter Kabin yang Kotor:
β1. Risiko Penyakit Pernapasan: Udara yang mengandung bakteri dan spora jamur dapat memicu alergi, bersin-bersin, hingga gangguan pernapasan bagi penumpang.
2. AC Menjadi Tidak Dingin: Tumpukan debu yang tebal menghambat aliran udara (air flow), sehingga kerja evaporator menjadi lebih berat dan kabin terasa gerah.
β3. Kerusakan Evaporator: Debu yang lolos dari filter akan menempel di evaporator, memicu korosi (keropos), dan menyebabkan kebocoran freon yang mahal biaya perbaikannya.
Sangat disarankan untuk mengecek filter kabin setiap 5.000 km dan menggantinya setiap 10.000 km atau maksimal 6 bulan sekali, terutama bagi Anda yang sering berkendara di area berdebu atau kota besar dengan polusi tinggi.
sekarang, kalau sudah hitam pekat, tandanya wajib segera diganti!
Yuk, konsultasikan masalah AC mobil Anda di kolom komentar atau langsung mampir ke bengkel kami untuk penggantian filter kabin yang cepat dan praktis! π
βββββββββββββ
π0813-1001-5623
π Jl. Raya Sobo, Ds. Nambaan, Kec. Ngasem, Kab. Kediri