30/07/2018
Berbagi beberapa cerita perbaikan motor di bengkel
Cerita Pertama
Air radiator Vixion Old membeludak keluar.
Datang konsumen, keluhan air radiator membeludak keluar dari radiator, kipas radiator tidak mutar katanya.
Cek motor dihidupkan (kondisi masih dingin), Aman, sirkulasi air normal, ndak Ada kebocoran kompresi.
Lanjut cek pakai scanner, fungsi kipas radiator normal, lihat nilai temperatur air -20° C (????), Mesin dihidupkan tidak Ada kenaikan temperatur, lihat kondisi sensor sdh oblak. Langsung eksekusi ganti sensor.
Selesai, Coba motor dihidupkan, eh nilai temperatur air tidak berubah, tetap -20° C (?????) --> aneh, bingung dot com. Pasti Ada yang salah, kipas radiator pasti tidak akan fungsi.
Tersangka berikutnya : 1. kabel sensor ke ECU bermasalah, 2. ECU bermasalah (berharap Tidak)
Cek konektifitas kabel ke ECU (hijau/kuning, Hitam/Biru) --> Aman, tidak putus (MULAI KHAWATIR ECU Bener2 bermasalah!!!)
Tambah Massa ke ECU (kabel Hitam), tetap tidak Ada perubahan.
Coba ganti ECU Baru -----> tetep ga pengaruh !!!!!! Temperatur air radiator terbaca -20°C tidak berubah
Akhirnya Coba "konsletin" kabel hijau/kuning ke ground ---> pembacaan temperatur air radiator berubah Naik ke 149°C --> ECU Aman berarti
Coba "konsletin" kabel hijau/kuning ke Hitam/Biru --> pembacaan temperatur air radiator berubah Naik ke 149°C --> langsung fokus ke socket sensor bermasalah --> eksekusi --> pasang ke sensor --> pembacaan temperatur langsung berubah 49°C --> SENYUM MENGEMBANG --> Problem solved
Konsumen bayar, kurang uang... Minta ijin ambil uang dulu, rumah jauh... Sekalian saya suruh Coba motor tidak usah dimatikan sampai balik ke bengkel lagi,
Kira2 1/2~1 jam, konsumen balik senyum2, kipasnya sudah berputar lagi..
KONSUMEN PUAS, MEKANIK PUAS 😁😁😁😁