Lalin Pekalongan

Lalin Pekalongan Tuliskan Laporan Arus Mudik Anda di Sini

Rute   Hari Jadi
25/08/2018

Rute Hari Jadi

04/09/2017

Sejumlah Jalan di Kota Pekalongan Jadi Satu Arah

Kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan di Kota Pekalongan mendekati titik jenuh. Karena itu, Dinas Perhubungan Kota Pekalongan menerapkan sistem satu arah di sejumlah ruas jalan mulai Rabu (6/9).

Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Pekalongan M Restu Hidayat menjelaskan, berdasarkan Kajian Lalu Lintas yang dilakukan Dinas Perhubungan Kota Pekalongan pada 2014-2015, perkembangan lalu lintas di sejumlah jalan di Kota Pekalongan sangat padat. ”Lalu lintas sangat padat, sedangkan kapasitas jalan tetap.

Hal ini menyebabkan kepadatan lalu lintas di sejumlah titik,” terangnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (4/9). Menurut dia, berdasarkan Kajian Lalu Lintas tersebut, VC ratio (volume per kapasitas) tertinggi terjadi di Jalan Bandung. VC ratio adalah rasio volume per kapasitas yang menjadi ukuran kapasitas jalan terhadap jumlah kendaraan yang melintas.

Atasi Kesemrawutan

Restu Hidayat menjelaskan, VC ratio Jalan Bandung 0,99, baik pagi maupun siang. ”VC ratio mendekati 1 merupakan titik jenuh. Jalan sempit dua arah, sedangkan mobilitas tinggi,” jelasnya. Setelah Jalan Bandung, lanjutnya, VC ratio tertinggi berikutnya adalah Jalan Kartini, yakni 0,81.

”Jalan Kartini padat juga karena mobilitas tinggi,” sambungnya. Berdasarkan kajian tersebut, Dinas Perhubungan Kota Pekalongan akan menerapkan sistem satu arah di Jalan Kartini, Jalan Bandung, dan sejumlah ruas jalan lain, mulai besok. ”Jalan Kartini dibuat satu arah agar kesemrawutan di simpang Grogolan tidak terjadi. Kalau Jalan Kartini dibuat jadi satu arah, antrean tidak panjang,” tambahnya.

Lebih lanjut Restu menjelaskan, sistem satu arah dipilih untuk mengatasi ruas jalan dengan rasio kepadatan tinggi karena hal itu dinilai lebih mudah diterapkan dibandingkan dengan pelebaran jalan yang membutuhkan biaya besar. Seperti diberitakan sebelumnya, Jalan Kartini akan dibuat menjadi satu arah dari arah selatan ke arah utara.

Selain itu, di Jalan Bandung dan Jalan Salak juga akan diberlakukan satu arah dari timur ke barat. Selanjutnya, Jalan Jeruk dan Jalan Semarang dibuat satu arah dari barat ke timur. Selain itu, jalan Alun-alun Utara juga dijadikan satu arah dari timur ke barat.

SUARA MERDEKA CYBERNEWS

Warga Ambokembang Minta Pelaksana Proyek Tol Pemalang-Batang Penuhi Tuntutan WargaPertemuan antara warga Desa Ambokemban...
23/08/2017

Warga Ambokembang Minta Pelaksana Proyek Tol Pemalang-Batang Penuhi Tuntutan Warga

Pertemuan antara warga Desa Ambokembang dan Pelaksana Proyek Tol lantaran tuntutan warga tidak kunjung dipenuhi dilakukan di Balaidesa Ambokembang Kec,Kedungwuni Kab.Pekalongan,pada pukul 10.30 Wib,Rabu (23/8).
Warga menuntut berbagai hal damak pembangunan tol seperti debu,Kebisingan pelaksanaan proyek,Getaran pelaksanaan proyek ,Drainase atau saluran air yang hilang, Akses jalan hilang,keretakan tembik warga akibat proyek tol,pencemaran air sumur,material tanah berserakan ditepi jalan dll,warga juga meminta agar jam kerja proyek tol dibatasi sehingga tidak mengganggu warga sekitar.
"Gg. 2 Pekajangan tidak pernah banjir, jadi banjir akibat pelaksanaan proyek tol," ungkap salah seorang perwakilan warga."

Kades Ambokembang, Jumhan Talam juga mengungkapkan bahwa dirinya merasa dibenturkan dengan warga.

"Saya selaku Kades ingin semua permasalahan antara Pihak TOL dengan warga saya selesai.Saya capek dengan permasalahan yang selama ini belum juga selesai.Dulu pihak TOL akan memenuhi tuntutan warga setelah arus mudik/balik Lebaran selesai, tapi setelah arus mudik/balik selesai tak kunjung dilaksanakan.Saya selaku Kades merasa dibenturkan kepada warga saya sendiri.
Saya dikira bela TOL dan mendapatkan sesuatu dari pihak TOL."

Adapun dari pihak Pelaksana proyek belum bisa memberikan jawaban, dan akan diagendakan pada hari senin, tanggal 28 Agustus 2017 pukul 10.00 wib dengan memberikan jawaban dan berbentuk perjanjian tertulis.

kfmpekalongan.com

Jembatan Ampel Siwalan Kab. Pekalongan DiperbaikiTerkait dengan perbaikan jembatan Ampel di jalur pantura Siwalan Kabupa...
25/07/2017

Jembatan Ampel Siwalan Kab. Pekalongan Diperbaiki

Terkait dengan perbaikan jembatan Ampel di jalur pantura Siwalan Kabupaten Pekalongan,arus lalu lintas dijembatan ampel mulai ditutup hari ini,Selasa (25/07).

Kanit Turjawali Polres Pekalongan,Ipda Turkhan menuturkan bahwa pihaknya setiap harinya akan menyiagakan 10 personil yang akan berjaga selama 24 jam di jembatan ampel.

"Perbaikan jembatan ampel akan membutuhkan waktu sebanyak 120 hari atau 4 bulan,sebanyak 10 personil akan disiagakan setiap harinya bahkan akan bekerja selama 24 jam," ungkapnya.

Dijelaskan,bahwa timnya akan membantu pengguna jalan yang akan melintas dijembatan ampel.

"Kita persiapkan alat peraga berupa water barier untuk pemisah arus, itu jika kondisi normal,tapi jika kondisi tidak memungkinkan kita buat rekayasa arus,kita lakukan penarikan sekaligus kita lakukan penutupan arus yang dari arah berlawanan.untuk contraflow sudah diberlakukan."

Adapun untuk jalan alternatif akan dipersiapkan jika keadaan darurat yaitu dari gumawang menuju keselatan sampai bojong terus ke sragi dan dibuka di sipait.

"Jadi ada tiga opsi,yang pertama jembatan darurat yang kita gunakan ini,kedua opsiny dari gumawang bojong sragi dan sipait,dan ketiga akan dikoordinasikan dengan Polres Pemalang."

kfmpekalongan.com

Pertamina Siapkan Penyedia BBM di Jalan TolPerseroan Terbatas Pertamina Area IV Brebes dan Pekalongan, Jawa Tengah, akan...
15/06/2017

Pertamina Siapkan Penyedia BBM di Jalan Tol

Perseroan Terbatas Pertamina Area IV Brebes dan Pekalongan, Jawa Tengah, akan menyiapkan 23 titik penyedia bahan bakar minyak dan pangkalan siaga di sepanjang jalur fungsional tol Pejagan-Pemalang, Pemalang-Batang, dan Batang-Semarang.

Retail Fuel Marketing Pertamina Area IV Brebes dan Pekalongan Fahrizal Imadudin di Pekalongan, Rabu, mengatakan bahwa PT Pertamina menjamin ketsersediaan pasokan BBM selama masa arus mudik dan balik Lebaran 2017.

"Oleh karena itu, selama arus mudik dan balik Lebaran 2017, kami siapkan 23 titik penyedia dan pangkalan siaga BBM yang akan menyediakan BBM dalam kemasan," katanya.

Menurut dia, masing-masing titik dari 23 titik penyedia BBM ini akan disiagakan sedikitnya 8.000 liter jenis pertamax, pertamina dek, dan dexlite.

Bahkan, kata dia, PT Pertamina juga akan menyiagakan mobil tangki BBM yang bisa langsung menyalurkan BBM pada konsumen atau mobil pemudik yang melintas di jalur tol fungsional itu.

"Mobil tangki BBM ini akan kami siagakan pada empat titik di jalur tol fungsional yang masing-masing membawa 16.000 liter. Selain itu, di setiap titik rest area kami siagakan mobil pikap dan motoris yang akan mengantarkan BBM kemasan yang akan dibutuhkan oleh pemudik," katanya.

Untuk memudahkan pemudik mengisi BBM di jalur tol fungsional, pihaknya akan menyiapkan papan informasi jarak dekat pengisian BBM.

"Jika pemudik ingin mengetahui di mana titik terdekat pengisian BBM, bisa unggah aplikasi Pertamina Go," katanya.

Antarajateng.com

Disediakan 2 Rest Area, Tol Brebes-Pemalang DigratiskanPenggunaan Jalan Tol Trans Jawa ruas Brebes-Pemalang yang akan un...
04/06/2017

Disediakan 2 Rest Area, Tol Brebes-Pemalang Digratiskan

Penggunaan Jalan Tol Trans Jawa ruas Brebes-Pemalang yang akan untuk arus mudik Lebaran tidak dipungut biaya alias gratis.

Kendati gratis, tol yang berada di seksi III dan IV tersebut tetap dilengkapi dua rest area (tempat istirahat) untuk melayani para pemudik. ”(Jalan Tol Brebes-Pemalang) Ini memang digunakan untuk mudik saja karena belum jadi 100 persen.

Nanti akan kita gratiskan,” kata Humas PT Waskita Karya selaku pelaksana proyek Jalan Tol Trans Jawa Narendra Aryo Bramastyo, saat memantau ruas tol Brebes-Pemalang bersama Komandan Kodim 0712 Tegal, Letkol Kav Kristiyanto, Komandan Sub-Detasemen Polisi Militer Tegal Kapten Cpm Heriyanto, dan Polres Tegal, Sabtu (3/5).

Menurutnya, pembangunan jalan tol sepanjang sekitar 37 kilometer dari Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal, hingga Kabupaten Pemalang itu kini sudah selesai sekitar 90 persen. Dia menjelaskan, ada tiga jembatan dari 12 jembatan di ruas tol Brebes-Pemalang yang pengerjaannya belum selesai 100 persen.

Namun dia memastikan, pada H-17 Lebaran sudah siap semua, termasuk lapisan beton akan dimaksimalkan hingga 100 persen. ”Saat ini, progres pembetonan baru masuk sekitar 90 persen. Ada beberapa ruas jalan yang belum dibeton karena masih digunakan untuk lalu lintas alat berat,” kata Narendra. ”Mungkin panjangnya sekitar satu kilometer yang belum di lapisi beton,” ujarnya.

Tiga Pintu Keluar

Dia menjelaskan, pintu keluar tol sementara di seksi III dan seksi IV akan dipusatkan di tiga titik, yaitu di Desa Ujungrusi, Kecamatan Adiwerna, Desa Karangjati Kecamatan Tarub, dan Desa Warureja, Kecamatan Warureja.

”Pintu keluar itu hanya sementara karena pintu yang sesuai dengan rencana belum jadi, yaitu di Desa Kalimati, Kecamatan Adiwerna,” terangnya. Sementara itu, lanjut dia, ruas jalan tol itu akan dilengkapi dua rest area, yakni di Desa Penarukan, Kecamatan Adiwerna dan Desa Warureja, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal.

Terkait dengan adanya rest area di tol Brebes-Pemalang, Komandan Kodim 0712 Tegal Letkol Kav Kristiyanto mengungkapkan, jika mendasari hasil pantauannya, dua rest area itu belum dilengkapi penerangan. Yakni rest area di Desa Penarukan, Kecamatan Adiwerna. Walau begitu, rest area itu sudah dilengkapi engan SPBU, makanan siap saji, tempat shalat, MCK, dan area parkir. ”Soal penerangan, nanti akan dilengkapi oleh PLN atau Dinas Perhubungan.

Kami minta pengendara berhati-hati karena jalan belum selesai 100 persen,” pesannya. Dia menambahkan, menurut rencana, ruas jalan tol Brebes- Pemalang akan dilewati oleh Presiden Joko Widodo saat arus mudik Lebaran. Karena itu, dia akan selalu memantau kondisi ruas jalan tersebut bersama jajarannya. ”Nanti Pak Presiden mau lewat sini,” tandasnya.

SUARA MERDEKA CYBERNEWS

Rest Area Pemudik Motor Pantura Jateng Dipusatkan Di Kota PekalonganKepala Sub Bidang Inventarisasi dan Identifikasi Bid...
31/05/2017

Rest Area Pemudik Motor Pantura Jateng Dipusatkan Di Kota Pekalongan

Kepala Sub Bidang Inventarisasi dan Identifikasi Bidang Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Mabes Polri AKBP Mansyur Slamet melaksanakan giat survey rest area Brimob Kalibanger Kota Pekalongan dalam rangka persiapan mudik lebaran 2017,didampingi oleh Ditlantas Polda Jateng,Selasa (30/05).

AKBP Mansyur mengungkapkan bahwa Pelayanan terpadu roda 2 mudik dan balik lebaran atau rest area untuk pantura jateng yaitu di Pekalongan tepatnya di Makobrimob.

"Untuk tempat istrirahat para pemudik pada arus mudik dan balik di jawa tengah di pantura akan kita tempatkan di pekalongan tempatnya di kantor Mako Brimobda Jateng,sedangkan untuk jalur selatan akan ditempatkan di empat titik yaitu arus mudik dua dan arus balik dua."

Diterangkan bahwa pertimbangan memilih kota pekalongan yaitu karena jarak tempuh paling lama atau titik lela bagi pengemudi sepeda motor adalah tiga jam.

"Dari indramayu sampai pekalongan kota itu pas kurang lebih tiga jam itu yang menjadi pertimbangan kita."

Adapun fasilitas di Mako Brimob Pekalongan yang disiapkan juga lengkap seperti tempat ibadah,tempat MCK lengkap dengan air bersih,tempat istirahat,tempat pemulihan kesehatan,tempat makan dan tempat perbaikan kendaraan atau bengkel.

"Makanan disini nantinya akan diberikan secara cuma-cuma bagi masyarakat."

Dirinya berharap semuanya bisa berjalan lancar dengan koordinasi dengan instansi terkait dan saling bahu membahu.

Sementara itu Kasatlantas Polresta Pekalongan,AKP Rachma mengungkapkan bahwa pihaknya menyiapkan berbagai Pos di Kota Pekalongan selain rest area di Mako Brimob.

"Ada Posgaktur untuk mengantur arus lalu lintas ada 31,Pospam merupakan layanan terpadu dengan instansi terkait ada 1 di THR,Posyan hampir sama seperti rest area tapi itu hanya untuk layan informasi lalu lintas ada 3."

kfmpekalongan.com

Kabupaten Pekalongan Lakukan Antisipasi Kesiapan Jalan Tol Pemalang-BatangPekerjaan ruas jalan tol Pemalang-Batang, menj...
30/05/2017

Kabupaten Pekalongan Lakukan Antisipasi Kesiapan Jalan Tol Pemalang-Batang

Pekerjaan ruas jalan tol Pemalang-Batang, menjadi perhatian serius pemerintah. Pasalnya, jalur tersebut dinyatakan sudah siap menghadapi H-10 lebaran tahun ini, sehingga kondisinya mendapat pengawasan.

Hal itu seperti dilakukan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi dan Kapolres Pekalongan, AKBP Wawan Kurniawan, yang melakukan tinjauan kondisi jalan tol. Bahkan pantauan dilakukan mulai dari Pemalang hingga Batang.

Pengecekan yang dilakukan mulai dari Pemalang tersebut menurut Bupati Asip Kholbihi, karena pihaknya ingin melihat secara langsung kondisi perkembangan pembangunan jalan tol, yang melintasi wilayah Kabupaten Pekalongan tersebut.

"Meski wilayah kita di Kabupaten Pekalongan, tapi saya bersama pak Kapolres melakukan pengecekan secara langsung mulai dari Pemalang, kemudian nanti lanjut sampai Batang, kondisinya seperti apa, apakah siap digunakan pada kegiatan arus mudik atau belum," katanya.

Disebutkan, pihaknya beberapa hari terakhir mendengar kabar terkait kesiapan jalan tol Pemalang-Batang untuk dilalui pemudik, mulai H-10 mendatang. Sehingga, harus dipastikan apakah benar-benar siap atau tidak.

"Ternyata hasil di lapangan, ya seperti ini seperti kita lihat bersama, yang pastinya H-10 siap, namun masih ada banyak hal dilakukan secara darurat dan bersifat sementara, setelah lebaran dibongkar langi, kemudian diperbaiki lagi," tandas bupati.

Melihat kondisi tersebut, Asip mengaku pihaknya akan melakukan persiapan jalur-jalur tembus, setelah keluar dari pintu keluar tol di Bojong. Tidak itu saja, persiapan pasukan medis juga menjadi perhatian untuk antisipasi kondisi pemudik di jalan.

Lebih lanjut Kapolres Pekalongan, AKBP Wawan Kurniawan, menambahkan pihaknya selain telah menyiapkan berbagai kegiatan untuk pengamanan arus mudik di Kabupaten Pekalongan, termasuk keberadaan jalan tol, penambahan personil juga dilakukan.

"Kalau pengamanannya pasti dilakukan mulai dari Batang ya, tapi yang jelas itu, dilakukan penambahan personil atau memperbanyak personil, pada saat kegiatan pengamanan arus mudik lebaran tahun ini," ungkap Kapolres.

Jalur Tol Batang-Pemalang Dipastikan Tidak Dilengkapi Lampu Penerangan JalanPembangunan jalan Tol Batang-Pemalang, Jawa ...
25/05/2017

Jalur Tol Batang-Pemalang Dipastikan Tidak Dilengkapi Lampu Penerangan Jalan

Pembangunan jalan Tol Batang-Pemalang, Jawa Tengah, sepanjang 39,2 kilometer dipastikan tidak dilengkapi lampu penerangan jalan (LPJ) saat arus mudik dan balik Lebaran 2017.

Karena itu pemudik berkendaraan harus waspada dan hati-hati saat melintas di jalur tersebut, kata Pimpinan Proyek PT Pemalang-Batang Toll Road (PBTR) Tri Mulyo di Pekalongan, Kamis.

Ia mengatakan bahwa PBTR belum memiliki rencana untuk pemasangan LPJ pada jalur tol yang masih bersifat fungsional tersebut.

"Kami hanya akan memasang kelengkapan rambu jalan sesuai standar nasional. Jalur fungsional ini kami berharap dapat membantu mengurai kepadatan arus mudik maupun balik Lebaran 2017 di jalur pantai utara (Pantura)," katanya.

Ia mengatakan jalur tol yang masih bersifat fungsional ini hanya berlaku satu arah saja bagi pemudik kendaraan pribadi yaitu dari barat (Jakarta) menuju timur (Semarang) saat arus mudik Lebaran dan sebaliknya.

"Untuk angkutan berat seperti truk dan bus tetap menggunakan jalur utama pantura," katanya.

Menurut dia, saat ini perkembangan pembangunan jalan Tol Pemalang-Batang relatif cukup pesat yaitu rata-rata kecepatan pembanguan "lean concrete" (LC) mencapai 1.000 meter per hari.

"Kami menargetkan pada Minggu pertama Juni 2017 pembangunan itu sudah selesai. Khusus pengerjaan tanah kami targetkan selesai pada 5 Juni," katanya.

Ia menambahkan pada jalur tol sepanjang 39,2 kilometer ini terdapat 14 bangunan jembatan permanen dan tujuh jemabatan sementara yang sengaja digunakan untuk mempersiapkan jalur fungsional Lebaran 2017.

Antarajateng.com

Masuk Jalur Kota, 136 Bus Malam dan Truk DitilangPolres Pekalongan bertindak tegas terhadap sejumlah bus malam maupun ke...
14/05/2017

Masuk Jalur Kota, 136 Bus Malam dan Truk Ditilang

Polres Pekalongan bertindak tegas terhadap sejumlah bus malam maupun kendaraan besar yang nekad melintas di jalur jantung Kota Pekalongan, khususnya di malam hari.

Meski sudah ada rambu larangan masuk jalur kota, mereka tetap nekad masuk, sehingga langsung diambil tindakan tegas oleh pihak kepolisian dengan surat tilang. Dalam operasi, Kamis (11/5), sedikitnya 136 bus maupun truk langsung ditilang.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Enriko Sugiharto Silalahi menegaskan, pihaknya menindak tegas para sopir bus yang membandel atau sengaja masuk ke jalur kota, karena jalur tersebut bukan diperuntukan bagi kendaraan besar. Dijelaskan, bus malam khususnya, kerap kali memanfaatkan kelehan petugas, dan masuk jalur kota.

“Ada 136 kendaraan yang kita tilang. Mereka rata-rata melanggar rambu-rambu maupun kelengkapan surat-surat berkendara,” terang Kapolres AKBP Enriko Sugiharto Silalahi.

Tindakan tegas dimaksud dilakukan, lanjut dia, karena selama ini pihaknya sudah melakukan imbauan kepada sopir bus, tetapi realitanya masih banyak yang melakukan pelanggaran.

Dijelaskan, jalan yang tidak diperbolehkan untuk dilalui kendaraan besar yakni Jalan Hayam Wuruk, Dr Cipto, dan Dr Wahidin. Jalan tersebut khusus untuk kendaraan kecil karena letaknya didalam kota. Termasuk Jalan KH Mas Mansyur, khususnya dari arah Ponolawen.

“Bus maupun truk dari arah Ponolawen, mestinya melewati Jalan Wilis, Jalan Sriwijaya hingga Jalan Slamet. Tetapi, mereka justru masuk ke Jalan KH Mas Mansyur, maka kita ambil tindakan tilang,” imbuhnya.

Jalur-jalut dimaksud, kata dia, dapat dilewati dalam situasi tertentu. Sepertinya jika terjadi kemacetan panjang di Pantura. Itupun bersifat insidental.

Bahkan, lanjut kapolres, sejumlah sopir bus kerap kali melewati Jalan Kurinci dari arah Ponolawen. Jalan Kurinci bukan diperuntukan bukan kendaraanm berat. Oleh sebab itu, bus yang melintas di jalan dimaksud juga telah diambil tindakan yang sama.

SUARA MERDEKA CYBERNEWS

Tekan Kecelakaan, Jalur Pantura Kota Pekalongan Dipasang Rambu PeringatanSejumlah rambu peringatan dipasang di sepanjang...
30/04/2017

Tekan Kecelakaan, Jalur Pantura Kota Pekalongan Dipasang Rambu Peringatan

Sejumlah rambu peringatan dipasang di sepanjang Jalur Pantura Kota Pekalongan, Jumat (28/4). Pemasangan rambu tersebut dilakukan oleh Unit Laka Satlantas Polres Pekalongan Kota. Rambu peringatan itu dipasang di sejumlah titik yang merupakan rawan kecelakaan lalu lintas maupun rawan pelanggaran.

Peringatan rambu rawan kecelakaan, misalnya dipasang di Jalan Pantura Gajah Mada, depan Kantor Samsat Pekalongan. Kemudian rambu peringatan yang sama di pasang di Jalan Pantura Jenderal Sudirman, yang merupakan jalan jantung kota.

Pemasangan rambu dipimpin oleh Kanit Laka Satlantas Polres Pekalongan Kota Ipda Safrowi. Kapolres Pekalongan Kota AKBP Enriko Sugiharto Silalahi, melalui Kasatlantas AKP Sugiyanto menjelaskan, pemasangan rambu peringatan tersebut untuk memberikan kesadaran kepada pengguna jalan untuk tertip berlalu lintas.

“Harapannya, dengan upaya ini dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Pekalongan Kota,” tutur AKP Sugiyanto, kepada suaramerdeka.com, usai pemasangan rambu peringatan, Jumat (28/4) tadi siang.

Pihaknya menambahkan, disamping memasang rambu peringatan, sebelumnya digelar pelatihan pelayanan kecelakaan lalulintas terpadu yang melibatkan tim medis dari RS Holistik, PT Jasa Raharja, serta masyarakat di daerah rawan kecelakaan. Selain teori cara bertindak dalam menghadapi kecelakaan, juga dilakukan praktek secara langsung secara terpadu oleh instansi terkait.

“Melalui pelatihan pelayanan kecelakaan ini, menjadi tahu apa yang harus dilakukan dalam penanganan pertama korban kecelakaan lalulintas,” terang AKP Sugiyanto.

Untuk menekan kecelakaan, lanjut dia, Satlantas juga gencar melakukan pembinaan terhadap para pelajar terkait arti penting keselamatan berlalulintas di masing-masing sekolah.

SUARA MERDEKA CYBERNEWS

06/04/2017

Ruas Jalan Kabupaten Pekalongan di Bojong-Kajen Licin

Jalan beraspal yang mulus ditambah dengan banyaknya material debu dari pengerjaan proyek tol Pemalang- Batang di ruas Bojong-Kajen yang jatuh, seringkali membuat pengendara lengah sehingga menimbulkan kecelakaan ketika hujan.

Untuk itu, Polres Pekalongan mengimbau masyarakat pengguna jalan, untuk lebih berhati-hati mengingat ruas jalan tersebut rawan kecelakaan. ’’Kepada pengguna jalan diimbau untuk lebih meningkatkan kehati-hatian saat melintas di jalur Bojong-Kajen.

Sebab, akhir-akhir ini jalan tersebut sudah banyak memakan korban,’’ kata Kanit Patroli Sat Lantas Polres Pekalongan Iptu Trino W, kemarin. Menurut dia, faktor jalan yang mulus dengan banyak tikungan, sering kali membuat pengendara terlena dan melarikan kendaraan dengan kecepatan tinggi. Apalagi didukung dengan hujan dan debu basah.

Sehingga kecekalaan kerap terjadi di jalur tersebut. ’’Pengendara harus ekstra hati-hati dengan kondisi jalan itu. Jangan sampai pengendara terlena,’’ucapnya. Menurut dia, pembatasan kecepatan saat hujan ataupun usai hujan mengguyur sangatlah penting. Sehingga, saat ada hal mendadak masih bisa mengendalikan laju kendaraan ataupun pengereman bisa maksimal.

Kurangi Kecepatan

’’Saat kondisi jalan licin karena hujan dan pengereman di kecepatan tinggi, kendaraan akan sulit dikendalikan. Jadi kurangi kecepatan saat hujan atau setelah hujan adalah tindakan paling tepat,’’katanya.

Selain itu, katanya, kondisi kendaraan juga berperan dalam keselamatan di jalan. Misalnya kondisi ban, sebab jika kondisi kendaraan sudah tidak baik ataupun banyak halus akan membahayakan. Selain licin dan kendaraan kerap selip juga berpengaruh terhadap daya cengkeram ban saat pengereman.

’’Kami selalu mengimbau di setiap pos polisi yang ada agar pengendara selalu ekstra hati-hati saat berkendara, mematuhi aturan lalu lintas dan tidak ugal-ugalan. Karena, banyak kecelakaan terjadi akibat pengendara memaksakan diri untuk mendahului atau tidak hati-hati saat melintas di jalur rawan,’’ katanya.

Address

Bunderan Sibedug, Kajen
Pekalongan
51161

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Lalin Pekalongan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share