Geng Motor iMuT

Geng Motor iMuT Siapakah Kami?? Grub ini adalah Komunitas Masyarakat Peternak atau yang punya minat dalam bidang peternakan dan pertanian Organik.

S**a berkeliling dengan Motor dari kampung ke kampung untuk berbagi ilmu peternakan dan pertanian organik serta teknologi tepat guna yang mudah, murah dan ramah lingkungan.

30/09/2021
08/09/2021

Kabar gembira....
Baru saja pada beberapa menit yang lalu 080921.. b dapat telp dari bapa Thomas Kila. Salah seorang peserta yang mengikuti pelatihan pembuatan pakan ternak babi yang di lakukan oleh GMI di kampung Nubuntalung desa uiasa..
Percakapan saya dengan bapa thomas Kila
TK ; salam tapaleuk
B. Salam Tapaleuk we make it real
TK.: kaka mau beli Tepung ikan di mana e
B: di toko jual pakan. Ada toko Waxxs di dekat terminal, ada H###xlaya di kuanino dan kelapa lima samping duxx lxxa.. kalau om.mau plg na ada kawan juga ada jual di daerah manulai
Ko ada di kupang ko
TK: terima.kasih kaka, iya b di kupang
Telp di tutup
Beberapa saat kemudian telp lagi.
TK: kaka b su caro ma snd ada di toko bilang barang habis...
B: kalau begitu na om beli konsentrat sa..atau om pi di kawan tang di manulai.
Tk: iya kaka
B ; rencana mau buat berapa kilo ne
Tk: b ada siap jagung 250 kg. Baru kemarin b su beli anak babi 2 ekor
Jadi b singga ko kalau snd dapat na kaka bisa beli kasih b ko nanti baru b ganti uang
B: ok om thomas
Tk ; nanti b siap ikan bakar memang. Kalau kak a d**g suturun na telp ko siap akan bakar
B: siap om
Tk: terima.kasih kaka dan Salam Tapaleuk terus om thomas tutup telp..

Salama TapaleukTIM GMI kembali lagi berpetualang ke semau..Kali ini sebagai kepala TIM zadrak Nenu dkk melakukan perjaka...
08/09/2021

Salama Tapaleuk
TIM GMI kembali lagi berpetualang ke semau..
Kali ini sebagai kepala TIM zadrak Nenu dkk melakukan perjakanan ke semau ke desa hansisi. Melakukan seosialisasi bersama kelompok yang ada di dusun UISimuk dan di kauan desa hansisi.
Kedua kelompok ini menjadi target sebagai penerima paket irigasi dan mesin pencacah

24/08/2021

SALAM TAPALEUK.......salah satu sistim penyiraman yang di perkenalkan oleh Geng Motor IMUT untuk petani di pulau semau,,, ini kebun bapak Rony yang di tanami bawang dengan ikuran 80x40 meter. dengan sistim ini bapak rony dapat menghemat waktu penyiraman. info yang di peroleh sistim ini sudah di replikasi oleh petani yang lain, dan bahkan dari desa mau menganggarkan dari dana desa untuk membantu masyarakat petani bawang. WE MAKE IT REAL

22082021- Salam Tapaleuk,,, dengan semangat BERBAGI SEBELUM AJAL MENJEMPUT Kembali Geng Motor IMUT melakukan sekolah jal...
24/08/2021

22082021- Salam Tapaleuk,,, dengan semangat BERBAGI SEBELUM AJAL MENJEMPUT Kembali Geng Motor IMUT melakukan sekolah jalanan berbagi bersama masyarakat Kampung Nubuntalung di desa UIasa Pulau semau, melakukan pelatihan pembuatan pakan ternak Babi, memanfaatkan hasil pertian (jagung) yang rusak akibat Badai siklon Tropis beberapa bulan lalu yang menerjang NTT dalam sekolah jalanan ini GMI di liput oleh metro TV dalam acara Bakti Untuk Negeri.

Di timur ada matahari, di timur pagi lebih dulu dimulai. Timur ialah dayung sampan dan kebun pala, harum cengkeh dan cen...
15/06/2015

Di timur ada matahari, di timur pagi lebih dulu dimulai. Timur ialah dayung sampan dan kebun pala, harum cengkeh dan cendana, timbunan emas dan tembaga.



Tapi timur menderita sejak lama, oleh pengakuan dan penyangkalan oleh penyatuan dan penghisapan. Jika memang ada timur dalam Indonesia, bagaimana agar mereka tak merasa tersia-sia?



Diawali dari Bumi Cenderawasih. Fakta berbicara, Papua hingga kini masih berkutat dengan kemiskinan dan ketertinggalan. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise berbagi kisah bagaimana perjuangan dirinya meraih gelar Profesor, gelar pertama untuk perempuan Papua. Bahkan dia juga menjadi perempuan pertama yang menjadi menteri.



Mata Najwa juga menghadirkan mutiara-mutiara Papua yang mengharumkan nama negara lewat kepintaran yang terbukti mampu bersaing di tingkat internasional. Alvionita Kogoya dan Ayu Prima Millenia Rogi, dua remaja putri Papua yang diasah dan digembleng Yohanes Surya, pendiri Surya Institute. Menurut Yohanes Surya, Ayu dan Nita adalah anak genius dengan kemampuan yang menonjol.



Tidak hanya berkibar di dunia pendidikan. Mutiara hitam Papua juga berjaya di lapangan hijau. Pemain tim nasional Oktavianus Maniani bercerita di tengah keterbatasan berjuang mewujudkan cita-citanya sebagai pemain sepakbola profesional.



“Ayah saya nelayan, sementara ibu hanyalah bakar sagu. Saya punya motivasi hidup bermain bola bisa mengubah kehidupan keluarga. Jadi sejak kecil saya berusaha untuk menjadi pemain sepakbola. Menjadi kuli di pasar, kumpulin uang sedikit demi sedikit untuk membeli sepatu dan bola,” ungkap Oktavianus Maniani.



Tak hanya melihat Papua, malam ini, Mata Najwa juga menghadirkan tokoh perdamaian asal Maluku. Indonesia punya sejarah kelam dengan konflik SARA di Maluku. Namun, ada tangan-tangan terulur yang melawan tanpa kekerasan, meretas perdamaian, dan merangkul mereka yang bertikai. Jacklevyn Manuputy, tokoh agama pelopor rekonsilasi dan reintegrasi Kristen-Muslim di Ambon berbagi cerita soal provokator damai yang digagasnya.



Sementara itu, Sani Tawainella memakai sepakbola untuk menghindarkan anak-anak di kampungnya terlibat dalam konflik. Sani yang juga mantan pemain tim nasional U-15, lebih memilih mengajak anak-anak di kampungnya bermain sepakbola, mengajarkan toleransi, menghindarkan pertikaian agama dan meraih prestasi. Bahkan kisah Sani menjadi inspirasi dan diangkat di layar lebar berjudul Cahaya dari Timur.



Bergerak, berbuat sesuatu, menjadi agen perubahan. Dari Nusa Tenggara Timur, ada cerita sekumpulan anak muda berbagi ilmu, bergerombol menjangkau wilayah yang terpencil. Menamakan diri sebagai Geng Motor iMuT. Geng motor biasanya erat kaitannya dengan rusuh, ngebut, berantem, namun geng motor iMuT memilih untuk memberikan kontribusi ke masyarakat. Kondisi geografis di wilayah Nusa Tenggara Timur sulit dijangkau transportasi umum, sehingga motor menjadi sarana kelompok muda ini untuk menyebarkan ilmu ke petani dan peternak.



Noldy Perrly Franklin, Koordinator Geng Motor iMuT, memaparkan beberapa beberapa inovasi yang mereka lahirkan, diantaranya, alat sederhana untuk menguapkan air laut untuk menghasilkan air tawar serta Digester Portable Biogas, yaitu satu set perangkat untuk mengolah kotoran ternak menjadi biogas.



Hadir juga, duo Srikandi asal NTT, Veronica Ata Tori dan Rambu Atanau yang baru saja diganjar penghargaan dari pemerintah Amerika Serikat sebagai tokoh perempuan yang membawa perubahan. Mereka mengajarkan perempuan untuk melek politik, juga menyadarkan perempuan berdaya.



Persoalan besar apa, sehingga ada jarak lebar antara Indonesia Timur dan Barat? Sudah tepatkah langkah yang diambil pemerintah saat ini untuk membangun kawasan Timur Indonesia? Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional, Budi Susilo Soepandji dan Guru Besar Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas, Alex Retraubun menjawabnya dalam Mata Najwa.



Sumber : http://matanajwa.com/read/articleview/242/3/Melihat%20Ke%20Timur

Saksikan Mata Najwa dalam episode Melihat ke Timur pada:


Hari/tanggal : Rabu 17 Juni 2015

Pukul : 20.05 WIB di Metro TV

25/05/2015

salam Tapale'uk
hai saudara/i dan teman-teman serta semua orang yang berdedikasi terhadap perjalanan pergerakan, riset dan inovasi yang GMI lakukan.
Pertumbuhan ekonomi yang dirasakan oleh sebagian masyarakat dan para pakar ekonomi semakin hari semakin lambat yang mengakibatkan menurunnya daya beli masyarakat dengan naiknya hampir semua kebutuhan pokok. Pasar tidak mampu berspekulasi terhadap harga bahan pokok karena harga bahan bakar pun naik dan turun tanpa memprediksi waktu. Ini jelas semakin meresahkan khususnya ibu-ibu rumah tangga, walaupun meresahkan aktifitas di dapur harus terus berjalan. Aktifitas di dapur tidak terlepas dari goreng mengoreng. Dari aktifitas tersebut menghasilkan limbah yang disebut minyak jelantah.
GMI lagi ber ide bagaimana jika minyak jelantah tersebut di olah menjadi sesuatu yang berguna yang kemudian defiden dari aktifitas tersebut di donasikan untuk membiayai kegiatan-kegiatan sosian dari komunitas-komunitas yang terlibat dalam proses daur ulang limbah minyak jelantah. Sedikit gambaran tentang apa saja yang bisa di olah dari limbah minyak jelantah: sebagai salah satu alternatif minyak nabati dan residu dari minyak bisa digunakan sebagai pupuk organik. selain itu kita medapat mengurasi pencemaran linngkangan akibat limabah tersebut. Mungkin akan ada sejumlah manfaat lain jika minyak jelantah di teliti lebih mendalam. Untuk informasi di kota kupang:
a. 1.060,85 KK jika dalam 1 minggu setiap KK menghasilkan minyak jelantah 1 liter berarti 1.060,85 liter,
b. ada 8 hotel besar jika setiap minggu menghasilkan 5 liter maka minyak jelatah yang dihasilkan 40 liter
c. ada 15 Resto skala besar jika setiap minggu menghasilkan 10 liter jelantah maka ada 150 liter
d. ambil saja penjual gorengan di kota Kupang, 100 penjual dan per minggu menghasilkan 2 liter maka ada 200 liter minyak jelantah
e. Usaha lain-lain yang menggunakan minyak 50 liter jelantah
total dalam 1 minggu 1500,85 liter minyak jelantah, jika dalam 1 bulan maka 6003,4 liter jelantah. jumlah yang cukup besar untuk di olah dan kembalikan ke masyarakat sebagai salah satu alternatif dalam mengatasi kelangkaan energi serta penyelamatan lingkungan.
Jika semua setuju, GMI dengan senang hati membuka ruang diskusi dan sharing. dalam waktu dekat GMI akan menyebarkan wadah/penampung bagi yang bersedia minyak jelantahnya diambil.We Make It Real

07/03/2015

Salam tapale'uk teman-teman Geng Motor iMuT...
Beberapa waktu yang lalu b dapat tautan berita dari Bakti News yang isinya British Council akan mengadakan seleksi untuk mengikuti Social Enterprise Lokakarya di Jakarta bagi LSM maupun komunitas yang bekerja mendukung terciptanya sosial enterpreneurs dan pesertanya terbatas hanya 20 kandidat saja. B coba mengunduh aplikasinya dan mengisi atas nama Geng Motor iMuT. setelah waktu 1 bulan British Council mengirimkan email bahwa Geng Motor iMuT dinyatakan lolos dan berhak mengikuti lokakarya bersama 34 LSM/Komunitas di Jakarta secara mandiri atau dengan biaya sendiri. Lolosnya Geng Motor iMuT untuk menjadi peserta menjadi catatan penting buat kita semua karena menurut pandangan b, apa yang Geng iMuT lalakukan selama ini cukup mendapat apresiasi yang besar dari pihak luar ketika b lihat daftar peserta(LSM/Komunitas) yang lolos, Geng iMuT bisa disejajarkan dengan lembaga besar yang telah melakukan hal seperti yang Geng iMuT lakukan. Namun akibat dari kemandirian untuk sampai ke Jakarta Geng iMuT belum bisa lakukan itu. B kirim email ke British Council untuk menginformasikan ketidakikutsertaan Geng iMuT karena keterbatasan biaya. Satu hari kemudian, British Council membalas email dan bersedia menanggung biaya transportasi JKt-Kupang PP untuk 1 orang dari Geng iMuT(waktu pengusulan 2 orang) dan lokal transport di tanggung oleh Geng iMuT. Setelah berdiskusi dengan Yurgen, diputuskan b yang berangkat mewakili Geng Motor iMuT. Tujuan dari lokakarya: mencari model operasional dan alternatif pendanaan yang lebih berkelanjutan, melakukan transformasi dengan mengubah struktur kepemikikan dan tata kelola organisasi, meningkatkan kapasitas organisasi dalam memberdayakan komunitas dalam kewirausahaan sosial. berdasarkan tujuan kegiatan sangat baik untuk Geng iMuT terlibat lebih dalam, hanya pada item mengubah struktur kepemilikan saja yang tetap seperti yang Geng iMuT terapkan selama ini. Kegiatan akan berlangsung dari tanggal 11-14 Maret, b berangkat dari kupang tanggal 10 maret dan kembali 15 maret. sekian informasi yang dapat b sampaikan keada teman-teman semua. SAlam Tapale'uk..

Dari Kupang-NTT
26/02/2015

Dari Kupang-NTT

--- Cerita dari Kupang (Story From Kupang) Written, Filmed and Edited by: Yuda Kurniawan Synopsis: Potensi ternak di Kota Kupang mampu menjawab kelangkaan su...

Aktifitas hr ini ,pembuatan pupuk organik berbahan baku cromolena atau yg disebut semak bunga putih atau yg disebut oran...
25/02/2015

Aktifitas hr ini ,pembuatan pupuk organik berbahan baku cromolena atau yg disebut semak bunga putih atau yg disebut orang semau" bumutik" dan pestisida organik untuk tanaman padi. didesa uitiuana ,semau selatan.

Address

Jl. Souverdi No. 72, RT. 005/RW. 001, Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo
Kota Kupang
85111

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Geng Motor iMuT posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Geng Motor iMuT:

Share