07/07/2021
Memilih mobil bekas emang sedikit gampang-gampang susah, perlu ketelitian dan kesabaran dalam melakukannya.
𝟏. 𝐏𝐚𝐬𝐭𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐁𝐮𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐨𝐛𝐢𝐥 𝐁𝐞𝐤𝐚𝐬 𝐛𝐚𝐧𝐣𝐢𝐫 𝐝𝐚𝐧 𝐓𝐚𝐛𝐫𝐚𝐤𝐚𝐧
Hal pertama yang harus dipastikan adalah mobil bukan bekas banjir ataupun tabrakan. karena mobil bekas banjir ataupun tabrakan kedepannya akan sangat sulit pemeliharaannya. akan ada saja sparepart yang aus ataupun bodi yang rusak. Showroom Mesari Motor berani menjamin kalau mobil yang di jual bukanlah bekas kecelakaan ataupun bekas banjir.
𝟐. 𝐉𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐭𝐞𝐫𝐣𝐞𝐛𝐚𝐤 𝐡𝐚𝐫𝐠𝐚 𝐦𝐢𝐫𝐢𝐧𝐠
Membeli mobil bekas incaran dengan harga yang miring tentulah menggiurkan, akan tetapi dalam hukum ekonomi, ada rupa ada barang adalah hal yang harus ditekankan dengan baik.
Sebaiknya dalam membeli mobil bekas jangan terjebak dengan harga yang miring dari penjual. Haruslah hati-hati dan melakukan inspeksi secara mendalam bersama dengan montir bengkel atau orang yang ahli dalam menilai kelayakan dan kondisi mobil.
Sebab apabila harga mobil yang ditawarkan terlalu murah dari pasaran, maka bisa jadi mobil tersebut bekas kecelakaan berat atau bahkan bekas kebanjiran, atau bahkan ada juga pemberian harga miring ini sebagai upaya untuk memancing konsumen agar datang ke showroom dan menawarkan mobil yang lainnya.
𝟑. 𝐂𝐞𝐤 𝐢𝐧𝐭𝐞𝐫𝐢𝐨𝐫 𝐝𝐚𝐧 𝐚𝐤𝐬𝐞𝐬𝐨𝐫𝐢𝐬
Melakukan inspeksi atau pemeriksaan kepada mobil bekas yang akan dibeli adalah hal yang wajib dilakukan, paling mudah adalah melakukan pemeriksaan terhadap interior mobil mulai dari dashboard, kulit jok, karpet alas kaki, audio, hingga lampu kabin.
Pastikan semua hal tersebut berfungsi dengan baik termasuk AC yang memiliki udara dingin, serta fitur keselamatan seperti sabuk pengaman, rem tangan, hingga lampu hazard.
Dengan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh pada segmen interior dan aksesoris, maka bisa mengetahui apakah mobil tersebut bekas banjir atau tidak, sebab biasanya mobil yang bekas banjir memiliki bekas kotoran-kotoran yang mengendap dan berkerak pada bagian yang sulit dibersihkan.
𝟒. 𝐂𝐞𝐤 𝐛𝐨𝐝𝐢 𝐤𝐞𝐧𝐝𝐚𝐫𝐚𝐚𝐧
Hal terpenting lainnya adalah memeriksa keutuhan bodi mobil, pemeriksaan ini meliputi beberapa bagian utama mobil seperti panel pintu, kap mesin, kaca mobil, dan juga cat mobil.
Jika mobil memiliki bodi asli, struktur rangka utama dan cat mobil tidak ada perubahan yang berarti, sedangkan jika pernah mengalami perombakan maka akan ada perubahan warna cat dan beberapa bagian yang tidak sama. Kemudian pastikan juga chasis mobil bekas tersebut dalam keadaan yang baik, dan tidak berkarat.
𝟓. 𝐂𝐞𝐤 𝐤𝐨𝐧𝐝𝐢𝐬𝐢 𝐦𝐞𝐬𝐢𝐧
Setelah melakukan pemeriksaan pada bodi dan interior, hal yang jangan terlewat adalah melakukan inspeksi pada kondisi mesin mobil bekas, buka kap mesin mobil dan menyalakan mobil yang akan dibeli, perhatikan semua komponen mobil dan suara mesin, jika ada komponen yang bergetar tidak semestinya, maka akan menimbulkan suara lain saat mobil dinyalakan.
Periksa secara menyeluruh, apakah ada kebocoran oli pada blok mesin atau komponen lainnya. Setelah itu lakukanlah test drive jika showroom atau penjual meminta calon pembeli untuk mencoba mobil tersebut.
Saat test drive ini perhatikan dengan baik, mulai dari laju kendaraan, tarikan gas, kondisi rem, transmisi, hingga kaki atau per mobil, dengan begitu bisa menilai mobil bekas tersebut masih nyaman atau tidak.
𝟔. 𝐏𝐚𝐬𝐭𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐝𝐨𝐤𝐮𝐦𝐞𝐧 𝐥𝐞𝐧𝐠𝐤𝐚𝐩
Dalam membeli mobil bekas, hal yang tidak boleh terlewat adalah memeriksa kelengkapan dokumen kendaraan tersebut, pastikan mobil incaran memiliki kelengkapan surat-surat yang baik dan benar, cek nomor rangka motor, nomor mesin, cocokkan dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan Buku Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB).
Pastikan juga nomor rangka dan nomor mesin sesuai dengan yang tertera dalam STNK dan BPKB.
𝟕. 𝐉𝐢𝐤𝐚 𝐫𝐚𝐠𝐮, 𝐛𝐚𝐰𝐚 𝐦𝐞𝐤𝐚𝐧𝐢𝐤 𝐚𝐡𝐥𝐢
Kemudian, jika tidak memiliki kemampuan untuk menilai mobil bekas baik atau buruk, sebaiknya membawa teman atau mekanik yang ahli dalam bidang tersebut, tujuannya jelas agar tidak tertipu oleh penjual atau showroom.
Hal ini tentu akan memberikan keyakinan yang lebih besar jika diri sendiri ragu melakukannya, sebab dengan membawa mekanik ahli, maka bisa memastikan berbagai kelebihan dan kekurangan dari mobil bekas yang akan dibeli.
𝟖. 𝐒𝐚𝐛𝐚𝐫 𝐝𝐚𝐧 𝐭𝐞𝐥𝐢𝐭𝐢
Pembeli mobil bekas, kadang tidak sabar dan cenderung terburu-buru dalam mencari mobil incarannya, padahal yang baik adalah mencari dengan sabar dan teliti. Hal ini agar pembeli mendapatkan mobil bekas yang sehat dan prima.